Berita Kupang
Kementerian Investasi Dorong Investasi Agrobisinis Ternak Sapi Potong di Kabupaten Kupang
dia berharap banyak temuan di lapangan dalam rangka pemenuhan aspek legal, teknis dan pasar agro bisnis peternakan sapi NTT.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Tapehen
POS-KUPANG.COM, OELAMASI - Direktur Perencanaan Sumber Daya Alam Kementerian Investasi/ Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Ratih Purbasari mendorong Pemkab Kupang menggodok investasi di bidang agrobisnis yakni ternak sapi potong.
Mereka menyarankan Kecamatam Takari dan wilayah Amfoang menjadi sentra locus prioritas investasi bidang agrobisnis yakni ternak sapi potong
Dalam Focus Group Disscusion (FGD), Selasa 7 September 2022 secara daring tujuan dia mendorong pemkab agar menetapkan pengembangan sektor sumber daya alam agrobisnis peternakan sapi pedaging di NTT khususnya Kabupaten Kupang.
Baca juga: Dukung Pelaksanaan Pesparani di Kota Kupang, Bank NTT Sumbang Dana Rp 400 Juta
Hal itu menjadi proyek strategis nasional untuk pengembangan penanaman modal proyek prioritas/strategis di Indonesia.
Melalui diskusi ini dia berharap banyak temuan di lapangan dalam rangka pemenuhan aspek legal, teknis dan pasar agro bisnis peternakan sapi NTT.
Kegiatan ini merupakan kejasama Kementerian Investasi/ Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dengan PT. Superintending Company of Indonesia (SCI) untuk penyusunan peta peluang investasi proyek prioritas strategis yang siap ditawarkan pada sektor sumber daya alam agribisnis peternakan sapi pedaging (potong) Tahun 2022.
Sementara Bupati Kupang, Korinus Masneno berharap apa yang dibahas saat ini mampu menciptakan peta peluang investasi Tahun 2022 secara komprehensif.
Baca juga: Pemkot Kupang Siap Bangun Zona Integritas, Ombudsman RI Perwakilan NTT Dukung Penuh
Peluang ini nantinya berguna bagi para calon investor potensial sekaligus sebagai bahan promosi investasi yang akan menstimulasi pencapaian target realisasi investasi, Serta memberi kepastian asas legalitas pengembangan dan perizinan serta pemenuhan aspek teknis.
"Dan semoga melalui FGD ini tercipta rencana investasi yang terbaik di bidang peternakan di Kabupaten Kupang," tukas Bupati Korinus.(*)
Ikuti berita Pos-kupang.com di GOOGLE NEWS