Berita NTT

Asisten II Sekda Provinsi NTT Ajak Masyarakat Taat Membayar Pajak 

dalam acara pengumuman hasil Lomba Karya Tulis Jurnalistik Jasa Raharja Cabang NTT tahun 2022, Rabu, 07/09/2022. 

Editor: Ferry Ndoen
TANGKAPAN LAYAR
SAMBUTAN - Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Provinsi NTT, Ganef Wurgianto saat membawakan sambutan pada acara Lomba Karya Tulis Jurnalistik PT Jasa Raharja Cabang Kupang, Rabu 7 September 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Ganef Wurgianto mengajak masyarakat NTT untuk taat membayar pajak 

Hal ini dia sampaikan saat membawakan sambutan mewakili Gubernur NTT dalam acara pengumuman hasil Lomba Karya Tulis Jurnalistik Jasa Raharja Cabang NTT tahun 2022 di Kantor Pos Kupang, Rabu 7 Septembewr 2022. 

"Semoga karya tulis ini bisa memberikan informasi, memberikan dorongan kepada masyarakat juga salah satunya untuk menyadarkan masyarakat NTT ini untuk bayar pajak. Orang bijak selalu taat membayar pajak ," kata Ganef Wurgianto. 

Dalam kesempatan tersebut Ganef juga menyampaikan terkait program pemerintah, tax amnesty yang bertujuan untuk merangsang masyarakat pengguna kendaraan bermotor agar taat membayar pajak yang merupakan kewajiban karena kondisi ekonomi yang sedang kurang baik di NTT khususnya dan Indonesia umumnya. 

"Makanya kita akan memberikan kemudahan - kemudahan berbentuk tax amnesty kepada pemakai kendaraan bermotor di wilayah provinsi NTT," ujarnya. 

Menurut dia, pajak bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Ketika terjadi operasi gabungan di jalan oleh pihak kepolisian lalu lintas, para pengendara kendaraan bermotor yang belum membayar pajak dan tidak memiliki kelengkapan dokumen akan menghindar. 

 "Lari ini pihak lantas juga bingung. Mau dikejar takut dia nanti jatuh, kecelakaan, tapi kalau tidak dikejar, dia itu menyalahi aturan. Nah ini salah satu tax amnesty untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas," kata Ganef.

Baca juga: Pemilik Kendaraan Membludak, Jelang Usai Masa Pemberlakuan Amnesty PKB

"Saya berharap juga kepada masyarakat dengan adanya tax amnesty marilah berbondong - bondong karena masih banyak kendaraan yang belum diperpanjang pajaknya dan juga kendaraan - kendaraan yang dari luar yang berada di wilayah NTT itu juga segeralah taat membayar pajak ," ujarnya. 

Menurut Ganef, salah satu dampak jika masyarakat tidak taat membayar pajak adalah pihaknya tidak bisa memonitor berapa banyak kendaraan dari luar yang berada di NTT. Hal ini akan mengakibatkan kuota BBM untuk NTT berkurang.

Selain itu, fasilitas umum seperti jalan raya juga bisa cepat rusak karena banyak yang menggunakannya dan akan memperparah kerusakan. (uzu)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved