Artikel

Mendukung ASI Sebagai Langkah Investasi Bersama untuk Pembangunan Berkelanjutan

 Secara global, peningkatan pemberian ASI dapat menyelamatkan lebih dari 820.000 anak setiap tahunnya serta mencegah penambahan kasus kanker payudara

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO
Apry Selwin Leokuna, Maternal Newborn Child Health and Nutrition (MNCHN) and Adolescent Development (AD) Specialist Save the Children 

Mendukung ASI Sebagai Langkah Investasi Bersama untuk Pembangunan Berkelanjutan

                                        (Refleksi Pekan Menyusui Sedunia 2022)

Oleh : Apry Selwin Leukuna *)

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK- Setiap tanggal  1 sampai 7 Agustus, kita memeringati Pekan Menyusui Sedunia yang bertujuan untuk memromosikan pentingnya menyusui bagi bayi. Pemberian Air Susu Ibu (ASI) sejak dini dan secara eksklusif  amat penting bagi kelangsungan hidup seorang anak.

Hal ini bertujuan untuk melindungi mereka dari berbagai penyakit yang rentan mereka alami, seperti diare dan pneumonia. Semakin banyak bukti menunjukkan bahwa anak-anak yang menerima ASI memiliki hasil tes kecerdasan yang lebih tinggi. Selain itu, mereka memiliki kemungkinan lebih rendah mengalami obesitas atau berat badan berlebih.

 Secara global, peningkatan pemberian ASI dapat menyelamatkan lebih dari 820.000 anak setiap tahunnya serta mencegah penambahan kasus kanker payudara pada perempuan hingga 20.000 kasus per tahun.

Menurut data Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2021, 52,5 persen – atau hanya setengah dari 2,3 juta bayi berusia kurang dari enam bulan- yang mendapat ASI eksklusif di Indonesia atau menurun 12 persen dari angka di tahun 2019. Angka inisiasi menyusui dini (IMD) juga turun dari 58,2 persen pada tahun 2019 menjadi 48,6 persen pada tahun 2021.

Di tahun 2022 ini, tema pekan menyusui sedunia adalah “BERPERAN LEBIH UNTUK MENYUSUI." Elemen kunci dari tema ini adalah “mendukung dan mengedukasi para pihak agar tercapainya keberhasilan ibu menyusui.

Penguatan kapasitas untuk melindungi, mendukung proses menyusui dan memromosikan pentingnya ASI, perlu dilakukan di berbagai level dalam social ecological anak.

Untuk itu, baik di level keluarga, pemerintah, lingkungan sosial, komunitas, interpersonal dan organisasional, termasuk institusi, akan diberi informasi dan diedukasi serta diberdayakan untuk memerkuat dan mendukung penyediaan lingkungan yang ramah menyusui.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved