Breaking News

Polisi Tembak Polisi

ANEH, Putri Ngaku Dilecehkan Ferdy Sambo Biarkan Brigadir J Kawal Istrinya, Bagian dari Skenario?

ANEH, Putri Candrawathi mengaku dilecehkan, namun Ferdy Sambo masih biarkan Brigadir J kawal istrinya, bagian dari skenario?

Editor: Adiana Ahmad
Tribunnews.com
Polisi Tembak Polisi/KOLASE Tribunnews.Com - Dari kiri ke kanan, Kadiv Propam, Jrjen Pol Ferdy Sambo, istri Ferdi Sambo dan Brigadir J - Aneh, Putri Ngaku dilecehkan, Ferdy Sambi biarkan isterinya dikawal Brigadir J, bagian dari skenario? 

POS-KUPANG.COM - Ada yang aneh dari pengakuan Ferdy Sambo terkait motif pembunuhan Brigadir J. Bagaimana tidak, sudah dapat pengakuan dari Putri Candrawathi dilecehkan, namun Ferdy Sambo masih biarkan sang isteri dikawal Brigadir J. Mungkinkan itu bagian dari skenario sang Jenderal?

Kasus Polisi Tembak Polisi yang menewaskan Brigadir J di Rumah Mantan Kadiv Propam Polri bak drama yang makin pelik dan penuh teka teki.

Dalam pengakuannya, Ferdy Sambo mengaku membunuh Brigadir J karena sang isteri dilecehkan oleh sang ajudan. Namun pengakuan publik tersebut membuat Kuasa Hukum Brigadir J dan publik semakin merasa aneh.

Kuasa Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak masih tak percaya jika pembunuhan Brigadir J dilatari motif pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi saat mereka berada di Magelang, Jawa Tengah.

Baca juga: Nasib Irjen Ferdy Sambo Ternyata Bukan di Tangan Kapolri Tapi Presiden Jokowi, Simak Ulasan Ini

Pasalnya, setelah pengakuan Putri Candrawathi, Ferdy Sambo masih membiarkan sang isteri dikawal Brigadir J, orang yang dituduh sebagai pelaku.

Menurut Kamaruddin, jika memang ada tindakan Brigadir J yang melecehkan Istri Ferdy Sambo di Magelang, mengapa harus sampai di Jakarta terlebih dahulu untuk membuat laporan polisi.

Seharusnya, lanjut dia, Irjen Ferdy Sambo bisa melaporkan tindakan Brigadir J kepada polisi yang berada di Magelang, Jawa Tengah.

Atau setidaknya, lanjut Kamaruddin, Ferdy Sambo dapat memerintahkan Kabid Propam Polda Jawa Tengah untuk menangkap Brigadir J saat itu juga.

Baca juga: Jenderal Bintang Dua Asal Ende-Flores-NTT Jadi Eksekutor Pemecatan Irjen Ferdy Sambo, Ini Sosoknya

Tapi yang terjadi justru sebaliknya, ungkap Kamaruddin, Ferdy Sambo justru membiarkan Putri Candrawathi tetap dikawal oleh Brigadir J sampai ke Jakarta.

Padahal, Ferdy Sambo telah mengetahui bahwa Brigadir J adalah orang yang jelas-jelas disebut telah melakukan pelecehan kepada istrinya.

"Tapi malah istrinya dikawal dengan baik dan tidak masalah sampai Jakarta. Itu ngawur itu," ucap Kamaruddin seperti dikutip Kompas.TV.

KOLASE - dari kiri ke kanan, Kadiv Propam, Jrjen Pol Ferdy Sambo, istri Ferdi Sambo dan Brigadir J. Kini kasus insiden baku tembak itu jadi trending topik di Tanah Air.
KOLASE - dari kiri ke kanan, Kadiv Propam, Jrjen Pol Ferdy Sambo, istri Ferdi Sambo dan Brigadir J. Kini kasus insiden baku tembak itu jadi trending topik di Tanah Air. (Tribunnews.com)

Selain itu, ungkap Kamaruddin, pada keterangan awal polisi disebutkan bahwa Ferdy Sambo tidak berada di lokasi ketika Brigadir J terbunuh karena sedang tes PCR.

Namun, faktanya Ferdy Sambo ada di lokasi kejadian. Ia tertangkap kamera CCTV sedang melakukan tes PCR di rumahnya.

Kamaruddin mengatakan, Ferdy Sambo mengubah alibinya karena merasa sudah terpojok.

"Itu karena dia sudah terpojok, sudah tidak bisa ngomong apa-apa lagi. Karena sudah terang benderang dia ada di lokasi, tidak benar dia tes PCR. Maka dia ciptakan lagi alibi-alibi lainnya yang lebih konyol," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved