Berita Kupang

Kenalkan Ekosistem Lingkungan Sekolah, SMKPP Kupang Gelar MPLS

MPLS ini juga bertujuan mengenalkan kepada setiap peserta didik tentang potensi yang dimiliki oleh SMK PP Negeri Kupang

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO-SMK PP Negeri Kupang 
MPLS - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dilakukan bagi peserta didik yang baru memasuki jenjang baru pada tingkat pendidikan. Di lingkungan SMK PP Negeri Kupang tahun 2022 kali ini dilaksanakan selama dua hari MPLS 

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Seperti yang telah kita ketahui Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dilakukan bagi peserta didik yang baru memasuki jenjang baru pada tingkat pendidikan.

Pada pelaksanaan MPLS SMK PP Negeri Kupang tahun 2022 kali ini dilaksanakan selama dua hari.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala SMK PP Negeri Kupang Stepanus Bulu secara resmi.

Beliau menyampaikan bahwa dilaksanakan MPLS ini tiada lain bagi calon peserta didik baru, tujuannya agar mereka dapat memahami, mengetahui dan menyaksikan tentang komponen pendukung atau sarana prasarana pendukung selama mereka bersekolah di SMK PP Negeri Kupang.

“MPLS ini juga bertujuan mengenalkan kepada setiap peserta didik tentang potensi yang dimiliki oleh SMK PP Negeri Kupang dalam mendukung pencapaian kompetensi peserta didik itu sendiri. Seperti perkantoran, laboratorium, instalasi ternak, instalasi tanaman, sehingga dapat menjadi motivasi bagi mereka agar menjadi lebih tekun belajar, agar mereka menjadi mandiri dalam kehidupan selanjutnya bagi diri sendiri, maupun bagi masyarakat, bangsa dan negara,” tambahnya.

Kemudian acara dilanjutkan oleh pemateri dari Kepala Sub Bagian Tata usaha, Ibu Sitti K Kamal yang menyampaikan pengenalan Struktur Organisasi SMK PP Negeri Kupang serta berbagai pelayanan di bagian tata usaha.

Tidak lupa pula peserta didik dikenalkan dengan PBB (Peraturan Baris Berbaris) untuk menanamkan kedisiplinan di lingkungan sekolah.

Pada hari kedua peserta didik mendapatkan materi dari wakil kepala sekolah bagian kesiswaan yang menyampaikan mengenai beberapa hal diantaranya kegiatan dan aturan selama di asrama serta kegiatan ekstrakurikuler yang ada di sekolah.

Selanjutnya materi dari wakil kepala sekolah kurikulum yang menyampaikan sistem pembelajaran offline dan online yang di sebut dengan blended learning.

Bahwa belajar dapat dilakukan dimana saja. Kemudian di sesi terakhir, masing-masing ketua program studi menyampaikan pengenalan sesuai dengan jurusan peserta didik agar peserta didik lebih memahami apa yang nantinya akan mereka pelajarai baik di kelas maupun di lahan dan kandang.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved