Berita Kabupaten Belu

Gubernur NTT Viktor Bungtilus Laiskodat Upayakan Food Estate Terus Produksi Jagung

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengupayakan lokasi food estate terus memproduksi jagung dengan cara kerja kolaboratif antara pemerintah pusat

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG. COM/TENI JENAHAS
PANEN - Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat didampingi Bupati Belu, Agustinus Taolin saat panen jagung hibrida di Food Estate Fatuketi-Belu, Rabu 10 Agustus 2022. 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM, ATAMBUA - Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengupayakan lokasi food estate terus memproduksi jagung dengan cara kerja kolaboratif antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan desa. 

Kunci utama dalam meningkatkan produktivitas tanaman jagung di food estate adalah ketersedian benih, pupuk, pendampingan dan hal teknis lainnya. 

"Pupuk, benih, air itu semua menjadi prasyarat untuk bagaimana kita mendorong produktivitas jagung di tempat ini bisa bertumbuh, karena menjadi perhatian dari Bapak Presiden", kata Gubenur saat acara panen jagung di Food Estate, Rabu 10 Agustus 2022.

Jagung hibrida yang ditanam di lahan seluas 33 hektare itu merupakan implementasi program TJPS berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Lokasi tanam jagung di Food Estate Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak.

Didampingi Bupati Belu, Agustinus Taolin, Gubenur Viktor mengatakan, presiden perintahkan kepada seluruh gubernur, bupati sampai pada tingkat desa untuk mempersiapkan pangan dan energi secara baik. Food Estate Belu merupakan contoh agar ke depan pemerintah provinsi mempersiapkan lahan di semua pelosok sehingga setiap musim harus panen jagung seperti yang terjadi di Food Estate

"Inilah salah satu tempat di mana kita akan mendorong agar di semua pelosok di Nusa Tenggara Timur pada bulan-bulan seperti ini harus panen juga seperti ini. Kita siapkan sehingga kita tidak akan mengalami krisis pangan disaat dunia mengalami krisis pangan", tegas Gubenur. 

Lanjut Gubernur, dengan kerja kolaborasi seperti ini, pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan desa akan membuat masyarakat lebih maju.
 
"Tadi telah disampaikan oleh masyarakat bahwa dulu tempat ini menjadi tempat tanam jeruk dan gagal. Lalu dengan dibuat bendungan Rotiklot, mereka belajar untuk menanam jagung, sempat gagal dan ada juga panen cuma 1 ton. Dan kita lihat hari ini rata-rata kita pastikan itu 5 sampai 6 ton. Ini sebuah kemajuan yang sebelumnya cuma 1 ton sekarang menjadi 5 ton", puji Gubernur. 

Gubernur menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo Widodo yang telah membangun Food Estate dan bendungan Rotiklot untuk mendukung pertanian hortikultura di Kabupaten Belu. 

Gubernur juga berterima kasih kepada Bupati Belu yang selalu mengawasi, ikut mendukung dan mendorong jajarannya serta masyarakat sehingga semuanya berhasil. 

"Memang itu pekerjaan pemerintah harus begitu terus menerus datang mengecek mendorong, memfasilitasi, melatih, mendidik  mendampingi sehingga apa yang ingin kita capai itu dapat tercapai dengan baik", tandanya. 

Terhadap sejumlah keluhan dari masyarakat, terutama standar lahan dan fasilitas pengairan, Gubernur berjanji akan berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian dan PUPR. 

"Setelah dari sini kita akan komunikasi dengan PUPR untuk mereka mampu menyelesaikan sedikit lagi, tidak banyak, hanya satu dua yang masih rusak, kita perbaiki supaya sempurna, nanti tidak terlalu lama lagi bisa selesai", ungkapnya. (jen). 
 
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

PANEN - Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat didampingi Bupati Belu, Agustinus Taolin saat panen jagung hibrida di Food Estate Fatuketi-Belu, Rabu 10 Agustus 2022.
PANEN - Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat didampingi Bupati Belu, Agustinus Taolin saat panen jagung hibrida di Food Estate Fatuketi-Belu, Rabu 10 Agustus 2022. (POS KUPANG. COM/TENI JENAHAS)
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved