Berita Timor Tengah Selatan Hari Ini

Wartawan TTS Mengaku Pernah Tolak Amplop dari Oknum Aparat Keamanan untuk Bungkam Soal Judi

Menurut oknum tersebut, dirinya diutus untuk mendekati jurnalis agar tidak perlu menulis soal aktivitas judi di TTS.

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/ADRIANUS DINI
PERJUDIAN - Situasi dimana para oknum warga diduga terlibat bermain judi di Pasar Kapan, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten TTS. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adrianus Dini

POS-KUPANG.COM, SOE- Yopi Tapenu, wartawan yang bertugas di Timor Tengah Selatan (TTS) mengaku kalau pernah didekati oknum aparat keamanan untuk membukam memberitakan soal aktivitas judi yang marak di TTS.

Menurut oknum tersebut, dirinya diutus untuk mendekati jurnalis agar tidak perlu menulis soal aktivitas judi di TTS.

Oknum tersebut menjanjikan sejumlah uang untuk jurnalis agar tidak menulis soal aktivitas judi di TTS.

“Kakak dong, ketong ada mau gelar judi di pasar-pasar kecamatan di seluruh TTS. Nanti kakak dong ada jatah. Beta dengan kawan diminta untuk dekati kawan-kawan media,” ucap Oscar menirukan percakapan dengan oknum aparat keamanan tersebut.

Dikatakan Yopi, oknum aparat tersebut sempat membawa amplop yang diduga berisi uang untuk diberikan kepadanya.

Namun pemberian tersebut ditolak mentah-mentah oleh Yopi. 

“Dia datang bawa amplop lebih dari satu, saya duga itu isinya uang. Mau kasih saya, tapi saya tolak,” ungkapnya.

Yopi mengaku prihatin dengan ulah oknum aparat keamanan tersebut.

Dirinya menyayangkan jika ada oknum aparat yang diduga menjadi backing dari aktivitas judi di TTS. 

Dia berharap, Pihak kepolisian bisa bekerja secara profesional dalam menegakan aturan dan membasmi penyakit masyarakat tersebut.

Hal ini penting agar masyarakat bisa percaya kepada kepolisian. 

“Judi di TTS ini sudah marak dan kita prihatin atas fenomena ini. Dimana-mana masyarakat omong, ada judi di sini, ada judi di sana. Tapi tidak ada yang ditangkap atau diproses hukum. Kita jadi bertanya-tanya kinerja dari pihak kepolisian Polres TTS,” katanya. 

Sementara oknum aparat keamanan yang diduga mendekati Yopi Tapenu ketika dikonfirmasi membenarkan jika dirinya pernah bertemu dengan Ketua Forwan TTS Yopi Tapenu.

Namun dirinya membantah jika mendekati Yopi untuk meminta agar jangan menulis soal judi. 

"Sore kaka, saya sering ketemu om Yopy, paling sekedar bercerita sa. mksh," tulisnya melalui Whatsapp yang diterima Pos Kupang, Rabu 3 Agustus 20022.( (Cr12)

Ikuti terus berita Pos-Kupang.com di NEWS GOOGLE

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved