Unwira

Mahasiswa KKNT-PPM Unwira Kupang Gelar Pelatihan Pembuatan Minyak Kelapa Murni di Desa Taloetan

Program pelatihan pembuatan minyak kelapa dilakukan di salah satu Rumah warga yang berada didusun 01 Desa Taloetan, Kecamatan Nekamese

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO-UNWIRA KUPANG
PELATIHAN - Mahasiswa KKNT-PPM Unwira Kupang melaksanakan pelatihan pembuatan minyak kelapa murni di Desa Taloetan 

POS-KUPANG.COM- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat ( KKNT-PPM ) Periode Semester Genap 2021/2022 Universitas Katolik Widya Mandira Kupang yang ditempatkan di Desa Taloetan Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang melakukan pelatihan pembuatan minyak kelapa murni yang melibatkan beberapa kelompok masyarakat di Desa Taloetan.

Kegiatan pelatihan pembuatan minyak kelapa murni dilakukan pada tanggal 28-29 Juli itu melibatkan beberapa pihak diantaranya lima belas orang peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN), satu orang dosen pendamping, Kepala Urusan (KAUR) Desa Taloetan, dan diikuti oleh beberapa masyarakat setempat.

Program pelatihan pembuatan minyak kelapa dilakukan di salah satu Rumah warga yang berada didusun 01 Desa Taloetan, Kecamatan Nekamese yang diketahui memiliki sumber buah kelapa  yang cukup banyak.

Adanya program ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tentang cara memanfaakan potensi buah kelapa yang berlimpah di desa untuk meningkatkan nilai ekonomis.

Pembuatan minyak kelapa murni diharapkan menjadi peluang untuk meningkatkan nilai tambah potensi desa yang dapat dikelola juga oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Baca juga: Mahasiswa KKNT-PPM Unwira Kupang Adakan Program Amancalistung di SD GMIT Baumata 

Thomas Bana, masyarakat Desa Taloetan sekaligus  salah satu Kaur Desa yang terlibat dalam pelatihan pembuatan minyak kelapa murni, pada Jumat 29 Juli 2022 menyampaikan alasan mengikuti kegiatan, harapan dan rasa puasnya setelah mengikuti kegiatan pelatihan yang pembuatan minyak kelapa murni (Virgin Coconut Oil).

“Selama ini saya sudah dengar kelapa murni ada banyak khasiatnya, tetapi cara pengolahannya saya belum tau. Saya mengikuti kegiatan ini untuk mengetahui bagaimana supaya bisa menghasilkan minyak kelapa murni tanpa kita harus masak pake api, saya harus mengetahui bagaimana cara pengolahannya, mulai dari alat dan bahan apa saja yang harus disiapkan,” tutur Thomas.

Menurut Thomas, dirinya merasa sangat puas setelah mengikuti kegiatan ini dan mendapatkan materinya. Awalnya dipikir proses pembuatannya sulit tetapi setelah mendapat materi ternyata memang mudah.

"Itu karena selama ini saya tidak tau apa saja bahan alat yang diperlukan dan bagaimana cara pengolahannya untuk menjadi minyak kelapa yang murni. Ternyata tidak susah seperti yang saya pikirkan sebelumnya," kata Thomas.

Dirinya berharap dari hasil mengikuti kegiatan ini dia berjanji mau kembangkan di rumahnya.

Baca juga: Sambut Tahun Ajaran Baru SDK Pamakayo Gandeng Mahasiswa KKNT-PPM Unwira

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved