Berita Nasional

Tiga Perusahaan Start-up Luncurkan Mini Art Gallery, Menuju Zero Waste E-Grocery Platform

Kampanye yang diluncurkan dalam rangka Hari Bumi 2022 yaitu mengirimkan setidaknya 1 kilogram sampah anorganik pada Waste4Change atau Rapel.

Editor: Agustinus Sape
HUMAS PELUNCURAN MINI ART GALLERY
KOLABORASI - Dari kiri ke kanan : Jan Sunaryanto (Direktur KedaiSayur), Fitri Rizqi A.(COO Rapel Indonesia), dan Stephanus Kenny (Head of Communication & Engagement). Ketiganya berkolaborasi meluncurkan mini art gallery, upaya menuju zero waste e-grocery platform di Indonesia. 

“Diharapkan dengan adanya kolaborasi ini akan membantu para petani dan peternakan untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan mereka,” tandas Jan.

Baca juga: Flores Timur Bakal Miliki Mesin Penghancur Sampah 

Pada bagian lain Stephanus Kenny, Head of Communication & Engagement Waste4Change menandaskan, bagi masyarakat yang berminat untuk ikut dalam program donasi beras melalui pengiriman sampah untuk didaur ulang, bisa dilakukan dengan beberapa cara.

Yang pertama, sampah dapat disetorkan secara fisik di tempat yang sudah ditentukan.

Kedua, sampah bisa dikirimkan via kurir melalui sistem “Send Your Waste” yang dapat ditemukan di situs Waste4Change (w4c.id/SYW)”, kata alumnus DKV UK Petra Surabaya ini.

Selanjutnya Kenny mengatakan bahwa PT Waste4Change Alam Indonesia (Waste4Change) menjelaskan bahwa perusahaannya adalah perusahaan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab atau responsible waste management yang berdiri sejak 2014 di Bekasi, Jawa Barat.

Waste4Change menyediakan solusi pengelolaan sampah dari hulu ke hilir yang terdiri dari 4 lini, yakni: 1. Consult: riset dan studi terkait persampahan; 2. Campaign: capacity building, edukasi, dan pendampingan; 3. Collect: pengangkutan dan pengolahan sampah harian untuk nol sampah ke TPA; 4. Create: daur ulang sampah dan penerapan program EPR (Extended Producer Responsibility).

Hingga saat ini, Waste4Change telah berhasil mengelola 8.428 ton sampah dan mengurangi 53 persen sampah yang berakhir di TPA.

Layanan pengelolaan sampah Waste4Change telah mencakup wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Surabaya, Sidoarjo, Semarang, Bandung, dan Medan.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi https://www.waste4change.com .

Selanjutnya Christopher Nugroho, Business Development Manager Rapel Indonesia mengatakan bahwa Rapel Indonesia merupakan perusahaan pengelolaan sampah modern berbasis aplikasi yang comprehensif dari hulu ke hilir.

Mulai beroperasi sejak 2019, saat ini Rapel.Id telah memberikan layanan di 7 kota besar di Indonesia yaitu Yogya, Solo, Semarang, Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Bali dan memiliki jumlah downloader lebih dari 100.000.

“Hingga saat ini Rapel.Id telah berkontribusi terhadap lingkungan dan sosial dengan mengelola lebih dari 1.000.000 kg sampah anorganik bersama dengan masyarakat dan lebih dari 600 mitra bisnis serta memberikan peluang pekerjaan baru bagi mitra kolektor Rapel,” tandas mantan aktivias 98 ini.

Kegiatan yang dihadiri oleh pimpinan dan karyawan ketiga perusahaan ini juga dihadiri oleh masyarakat sekitar Pasar Minggu, teman-teman media, para influencer dan generasi muda peduli sampah serta pengunjung Bar Cupa Coffee & Eatery ini.*

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved