Tokoh NTT

Profil Josef Nae Soi, Wakil Gubernur NTT Ke-9, Tegas Tuntaskan Masalah

Josef Nae Soi menjabat Wakil Gubernur NTT periode 2018-2023. Ia mendampingi Gubernur NTT Viktor Laiskodat.

Penulis: Alfons Nedabang | Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/HO-HUMAS NTT
JOSEF NAE SOI - Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi dalam suatu kesempatan acara pemerintahan. 

POS-KUPANG.COM -  Josef Nae Soi menjabat Wakil Gubernur NTT periode 2018-2023. Ia mendampingi Gubernur NTT Viktor Laiskodat.

Kedua Tokoh NTT ini mulai menjabat sejak 5 September 2018. Masa jabatan Viktor Laiskodat dan Josef Nae Soi akan berakhir pada 5 September 2023.

Sebelum menjadi Wakil Gubernur NTT, suami dari Maria Fransiska Nae Soi ini adalah politikus. Josef Nae Soi menjadi anggota DPR RI selama tiga periode, dari Partai Golkar.

Josef Nae Soi terpilih dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur atau Dapil NTT 1 yang meliputi sepuluh kabupaten, yaitu  Manggarai Barat, Manggarai, Ngada, Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata, Alor, Nagekeo dan Manggarai Timur.

Melansir wikipedia.org, pada periode 2009-2014, Josef Nae Soi tergabung sebagai anggota Komisi V DPR RI yang menggeluti bidang Perhubungan, Telekomunikasi, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Pembangunan Pedesaan dan Kawasan Tertinggal.

Josef Nae Soi memiliki filosofi “forterter in re suaviter in mondo” yang artinya tegas menuntaskan masalah, ramah dalam penyelesaiannya.

Baca juga: Profil Viktor Laiskodat, Gubernur NTT Pendukung Presiden Jokowi 3 Periode

Ia mengenyam pendidikan dasar hingga menengah atas di Palau Flores. Selanjutnya menjadi guru di Sekolah Menengah Atas (SMA) Maumere Flores selama tahun 1970 - 1972. 

Kemudian Josef Nae Soi hijrah ke Jakarta untuk melanjutkan studi di Universitas Atma Jaya Jakarta.

Setelah meraih gelar sarjana (S1), Josef Nae Soi melanjutkan ke jenjang S2 Managemen di Sekolah Tinggi Ilmu Management LPMI Rawamangun-Jakarta.

Rekam jejak kehidupannya mulai meningkat pada tahun 1987 ketika Ia menjadi Dosen Altri Kehakiman Jakarta.

Kemudian, Josef Nae Soi melanjutkan pekerjaannya menjadi Pembantu Direktur III Altri Kehakiman Jakarta yang dijalaninya mulai tahun 2000 - 2005.

Karier legislatifnya dimulai di awal periode reformasi, saat Josef Nae Soi diajak oleh Akbar Tandjung bergabung dengan Partai Golkar.

Ia bermetamorfosa, dari seorang akademisi menjadi politikus. Yosef Nae Soi berpendapat bahwa antara dosen dan politisi memiliki kesamaan dalam mengabdi kepada rakyat. "Hanya saja, sebagai seorang politisi ia lebih bisa berbuat langsung saat menemukan ketidakberesan pemerintah."

Josef Nae Soi akhirnya terpilih menjadi anggota DPR RI pada periode 2004-2009.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved