Berita Ende Hari Ini

Polres Ende Amankan 10 Unit Sepeda Motor Bodong dari Surabaya

Dikatakan Kadiaman dalam melakukan aksinya JM bekerjasama dengan seorang pria berinisial RN yang berada di Surabaya, Jawa Timur

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kasat Reskrim Polres Ende, Iptu Yance Kadiaman ketika memberikan keterangan kepada wartawan 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, ENDE- Kepolisian Resor (Polres) Ende berhasil mengamankan sebanyak 10 unit sepeda motor tanpa dokumen pada, Jumat 15 Juli 2022.

Selain mengamankan barang bukti, polisi juga mengamankan seorang pria asal Kecamatan Wolowaru, berinisial JM yang diduga memasok 10 unit motor tersebut dari Surabaya.

Terkait hal ini Kasat Reskrim Polres Ende Iptu Yance Kadiaman dikonfirmasi Pos Kupang membenarkan peristiwa itu, Sabtu 16 Juli 2022 malam.

Dikatakan Kadiaman dalam melakukan aksinya JM bekerjasama dengan seorang pria berinisial RN yang berada di Surabaya, Jawa Timur.

JM membeli sepeda motor tersebut dengan cara mentransfer uang kepada RN dengan harga setiap unit motor bervariasi.

Setelah mentransfer sejumlah uang, sepeda motor tersebut dikirim ke Ende melalui truk ekspedisi di dalam KM Niki Sejahtera.

Baca juga: Polres Ende Tangani Kasus Kekerasan Seksual Anak, Didominasi Kasus Persetubuhan Anak Dibawah Umur

Namun, untuk mengelabuhi para petugas, motor tersebut disisipkan diantara barang-barang sembako yang dimuat di truk ekspedisi.

Karena mencurigai adanya praktik penyelundupan, akhirnya para petugas mengikuti truk ekspedisi tersebut ke tempat pembongkaran.

"Setelah sebagian sembako dibongkar, ternyata ada motor bodong," jelasnya.

Kepada polisi, kata Kadiaman, JM mengaku 10 unit sepeda motor bodong tersebut nantinya akan dijual kembali di wilayah Pulau Flores.

"Dari hasil pemeriksaan, diduga kuat sepeda motor tersebut adalah barang hasil kejahatan sehingga JM akan di kenakan pasal 480 KUHP," tegasnya.

Kadiaman menambahkan, JM juga mengaku, praktik penyelundupan yang dilakukannya itu sudah sejak empat bulan yang lalu.

Baca juga: BREAKING NEWS: Polres Ende Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Barang Elektronik

"Sampai saat ini, jumlah motor yang sudah terjual di wilayah Maumere dan Larantuka sebanyak 15 unit," ungkapnya.

Kadiaman menegaskan akan terus melakukan pengungkapan jaringan pemasok dan penjualan motor tanpa dokumen di Kabupaten Ende.

Hal tersebut dilakukan untuk menghindari kerugian masyarakat dan menekan jumlah kendaraan yang tidak terdaftar di wilayah Flores terutama Kabupaten Ende. (tom)

Sumber: Pos Kupang
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved