Pilpres 2024

Jangan Pernah Bermimpi Anies Baswedan Bakal Pinang Puan Maharani: Kedua-Duanya Mau Jadi Capres 2024

Meski tak sedikit kalangan menduetkan Anies Baswedan-Puan Maharani sebagai Calon Presiden - Calon Wakil Presiden namun sosok ini tak mau berspekulasi.

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
Puan Maharani dan Anies Baswedan pada suatu momen bersama Presiden Jokowi. 

POS-KUPANG.COM - Meski tak sedikit kalangan coba menduetkan Anies Baswedan - Puan Maharani sebagai Calon Presiden - Calon Wakil Presiden pada Pilpres 2024, namun sosok ini tak mau berandai-andai soal itu.

Figur yang merupakan Pengamat Politik UEA ( Universitas Esa Unggul ) itu, justeru berpandangan lain.

Pria bernama Jamiluddin Ritonga ini mengatakan, kedua sosok tersebut tak akan bisa diduetkan untuk maju pada Pilpres 2024 mendatang.

Jamiluddin Ritonga pun membeberkan argumentasi terkait sulitnya peluang bagi kedua sosok tersebut untuk diduetkan guna bertarung pada momen itu.

Dikatakannya, Anies Baswedan dan Puan Maharani sesungguhnya sama-sama punya ambisi untuk maju sebagai Calon Presiden.

Baik Anies Baswedan maupun Puan Maharani, lanjut Jamiluddin Ritonga, sama-sama menginginkan posisi Calon Presiden.

Baca juga: Puan Maharani Pose Bareng Krisdayanti, Wajah Putri Megawati Disorot, Disebut Usia 60-an

Oleh karena itu, katanya, mempertemukan keduanya untuk posisi Capres dan Cawapres 2024, bukan hal yang mudah. Karena kedua-duanya punya ambisi sama, jadi Calon Presiden.

“Anies Baswedan dan Puan Maharani itu, sama-sama ingin posisi Capres (Calon Presiden). Tidak ada yang ingin menjadi Cawapres,” kata Jamiluddin Ritonga.

Padahal dari aspek kapasitas maupun elektabilitas, lanjut Jamiluddin, Anies Baswedan lebih layak menjadi Capres.

Dengan demikian, lanjut dia, Mantan Mendikbud itu tidak pantas menjadi wakilnya Puan Maharani pada Pilpres 2024 mendatang.

Apalagi, lanjut Jamiluddin Ritonga lagi, elektabilitas Puan Maharani berada jauh di bawah Anies Baswedan.

Sementara di pihak lain, lanjut dia, Puan Maharani dan PDIP yang merupakan pemenang Pileg 2019, merasa paling berhak jadi Capres.

“Anies yang tak memiliki partai, sudah sepantasnya hanya menjadi Cawapres,” ujarnya.

Mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta ini mengatakan, alasan kedua ialah segmentasi pendukung Anies Baswedan dan Puan Maharani sangat berbeda.

Kata Jamiluddin, karakter pendukung Anies Baswedan cenderung terdidik dan religius.

Hal itu dinilainya bertolak belakang dengan segmentasi Puan Maharani.

Baca juga: Intip Potret Cantik Krisdayanti Bareng Ketua DPR RI, Wajah Puan Maharani Disorot Disebut Ketuaan

Puan, sambung dia, lebih banyak didukung simpatisan nasionalis yang cenderung menolak keras Anies Baswedan.

Fanatisme kedua simpatisan itu terlihat sulit bersatu untuk mengusung Puan dan Anies pada Pilpres 2024 mendatang.

“Karena itu, sulit dipercaya duet ini dapat menghilangkan perseteruan kampret-cebong. Apalagi Puan bukanlah sosok yang dihormati di kelompok cebong,” kata Jamiluddin.

Bahkan, ia menilai bahwa Anies lebih baik diusung partai selain PDIP, mengingat bertolak belakangnya simpatisan masing-masing tokoh tersebut.

Pasangan Capres Anies Baswedan dan AHY
Pasangan Capres Anies Baswedan dan AHY (kolase Tribunnews.com)

“Karena itu, berhentilah untuk menduetkan Anies dan Puan. Sebab, kalau pun dipaksakan duet Anies-Puan untuk menang pun relatif kecil. Sebab, pendukung Anies dan Puan bukan saling mendukung tapi justru saling meniadakan,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia menyambut baik wacana duet Puan dan Anies.

Ia menilai pasangan tersebut bisa memenangkan Pilpres 2024 dengan satu putaran saja.

"Wah pasangan bagus itu, bisa-bisa satu kali putaran itu pasangan. Menurut saya, ini (kalau jadi) bisa-bisa rekonsiliasi nasional antara cebong kampret," kata Bahlil dalam rilis lembaga Survei Indikator Politik Indonesia secara virtual, Senin 11 Juli 2022.

Hasil Survei Terkini

Lembaga survei Parameter Politik Indonesia mencatat, tingkat popularitas Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) 2024 mencapai 98,2 persen.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno mengatakan, dari semua nama tokoh-tokoh yang dinilai punya potensi untuk maju dalam pilpres, Prabowo Subianto paling tinggi.

Baca juga: Selain Puan Maharani, Ini 2 Putra Kandung Megawati Soekarnoputri, Anak Sulung Jadi Pengusaha

"Prabowo Subianto 98,2 persen. Jadi Popularitas Prabowo Subianto ini hampir mentok 100 persen. Mungkin karena pak Prabowo Subianto seringkali ikut pemilu. Jadi hampir semua publik paham betul dan kenal siapa Prabowo Subianto," kata Adi Prayitno saat merilis hasil survei yang digelar secara virtual, Selasa 12 Juli 2022.

Setelah Parbowo Subianto, disusul oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mencapai angka 92,9 persen.

"Disusul oleh Anies Baswedan. Dari segi popularitas, saya kira Pak Anies Baswedan bisa menyusul Prabowo Subianto," ujar Adi Prayitno

Kemudian, disusul oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia Sandiaga Uno dengan angka 89,2 persen.

Lalu, ada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mencapai angka 80,1 persen serta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 78,2 persen dan seterusnya.

Urutan Tingkat Popularitas

1. Prabowo Subianto 98,2 persen
2. Anies Baswedan 92,9 persen
3. Sandiaga Uno 89,2 persen
4. AHY 80,1 persen
5. Ganjar Pranowo 78,2 persen
6. Ridwan Kamil 78,1 persen
7. Puan Maharani 76,9 persen
8. Erick Thohir 62,8 persen
9. Muhaimin Iskandar 59,5 persen
10. Khofifah Indar Parawansa 58,0 persen
11. Tri Rismaharini 55,3 persen
12. Airlangga Hartarto 50,7 persen
13. Zulkifli Hasan 40,9 persen

Baca juga: Jokowi Hadiri Rakernas PDIP yang Dibuka Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani Singgung Capres 2024

Diketahui, survei dilakukan pada 15-29 Juni 2022, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 2,9 persen.

Survei ini melibatkan 1.200 responden yang tersebar di seluruh Indonesia.

Adapun rentang umur responden adalah minimal berusia 17 tahun atau sudah menikah.

Sementara, metode yang digunakan adalah metode telepolling menggunakan kuisioner yang dilakukan oleh enumerator terlatih. (*)

Berita Lain Terkait Capres 2024

Sumber: TribunNewsmaker
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved