KKB Papua
Kapolda Papua Ungkap Strategi Perang KKB Papua Saat Ini, Cegah Boros Amunisi
Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri mengungkapkan strategi perang Kelompok Kriminalitas Bersenjata atau KKB Papua saat ini.
Penulis: Alfons Nedabang | Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM - Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri mengungkapkan strategi perang Kelompok Kriminalitas Bersenjata atau KKB Papua saat ini.
Menurut Kapolda Irjen Fakhiri, anggota KKB Papua selalu berupaya menembak sedekat mungkin sasaran. Tujuannya agar tidak boros amunisi.
"KKB Papua selalu berupaya menembak sedekat mungkin dengan sasaran agar tidak memboroskan amunisi," kata Kapolda Irjen Fakhiri di Jayapura, Senin 4 Juli 2022.
Organisasi separatis KKB Papua tidak mau menembak sasaran dari jarak jauh karena hal itu sama dengan mengobral amunisi.
Stok amunisi mereka yang terbatas menjadi pertimbangan KKB Papua. Apalagi jalur penyelundupan amunisi dan senjata telah diketahui TNI Polri.
Sebelumnya, Direktur Kriminal Umum Polda Papua Kombes Faizal Ramadhani mengungkapkan hasil analisa Polda Papua tentang kondisi persenjataan KKB Papua .
Menurutnya, stok amunisi dan senjata yang dimiliki KKB Papua menipis.
Baca juga: Berkat Saluran Pipa Air, Aparat TNI Polri Kuasai Markas KKB Papua, 4 Orang Tewas, 2 Luka Berat
Oleh karena itu, lanjut Kombes Faizal Ramadhani, KKB Papua mengeluarkan beberapa orang sebagai penghubung yang bertugas mencari amunisi dan senjata.
“Dan dari hasil penyelidikan, kami tahu mereka sedang mengeluarkan beberapa penghubung-penghubung untuk mencari amunisi dan senjata,” sebut Kombes Faizal Ramadhani kepada wartawan di Jayapura, Kamis 30 Juni 2022, melansir Tribun-Papua.com.
Salah satu penghubung untuk mencari amunisi dan senjata adalah oknum ASN Kabupaten Nduga berinisial AN.
AN telah ditangkap personel Polres Yalimo di Distrik Elelim karena membawa 615 butir amunisi pada Rabu 29 Juni 2022 lalu.
Penangkapan ASN itu bermula dari pantauan aparat yang melihat gerak-gerik AN yang mencurigakan saat sedang mengendari kendaraan roda dua.
"Setelah dicegat dan digeledah, ditemukan sejumlah barang bukti yaitu senjata rakitan AFN dan sejumlah amunisi 615 butir," ujar Kombes Faizal Ramadhani.
Menurut Kombes Faizal Ramadhani, persenjataan itu bakal digunakan KKB Papua untuk menebar teror di wilayah Kabupaten Nduga.
“Kita yakin sekali dia akan dibawa ke Nduga. Tapi, kemungkinan akan bertemu dengan jaringan yang lain di Wamena. Kemudian baru dibawa ke Nduga,” bebernya.
Baca juga: Bos KKB Papua Tawar Solusi Damai, Benny Wenda Ajak Jokowi Bahas Referendum Papua Barat