Berita Malaka Hari Ini
Calon TKI Asal Malaka Masuk ke Malaysia Kebanyakan Tanpa Dokumen Resmi
Khusus calon TKI asal Malaka, banyak yang masuk ke Malaysia tanpa mengantongi dokumen resmi
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofry Laka
POS-KUPANG.COM, BETUN - Banyak cara dilakukan untuk mencegah masuknya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Ilegal ke Malaysia, akan tetapi dengan keterbatasan sumber daya manusia terutama banyak yang buta huruf sehinga mudah percaya orang baru masuk merekrut mereka dengan tidak melalui prosedural.
Perekrutan yang tidak melalui prosedural resmi tentu akan rentan bermasalah.
Tidak sedikit kasus panganiayaan TKI Ilegal oleh majikannya sendiri namun tetap saja tidak menghentikan niat masyarakat untuk mencari ringgit ke Malaysia.
Khusus calon TKI asal Malaka, banyak yang masuk ke Malaysia tanpa mengantongi dokumen resmi.
Tak heran kalau pada tahun 2022 ini TKI Ilegal asal Malaka meninggal dunia di Malaysia karena sakit. Akibatnya kesulitan untuk mengurus pengiriman jenazah karena faktor jalan tanpa prosedural resmi.
Baca juga: Ini Imbauan Bupati Simon Untuk Calon TKI Asal Malaka
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Malaka, Vinsensius Babu melalui pesan watshAppnya kepada Pos Kupang di Betun, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Sabtu 2 Juli 2022.
"Terkait dengan sosialisasi tentang bahayanya menjadi TKI Ilegal, Dinas Naktertans Kabupaten Malaka sudah melakukannya namun kembali pada kesadaran masyarakat," jelasnya.
Menurutnya, kendalanya masyarakat sekitar atau lingkungan sekitarnya tidak peduli dengan kehadiran orang baru di tengah masyarakat dengan maraknya perekrutan TKI Ilegal, ini sebabnya karena SDM masyarakat banyak yang masih buta huruf.
"Sehingga semua serba instan hari ini keluarga setuju hari ini juga berangkat, tanpa berpikir resikonya apa," tegasnya.
Untuk mengatasi persoalan ini Vinsensius Babu menawarkan solusinya bahwa harus ada tindakan preventif/pencegahan.
Baca juga: Provinsi NTT Peringkat Keenam TKI Bermasalah di Indonesia, Ini Permasalahannya
"Melibatkan masyarakat di lingkungan sekitar untuk mencegah perekrutan TKI secara Ilegal," ucapnya.
Baginya ini merupakan suatu akar permasalahan yang harus diselesaikan.
Oleh karena itu, bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Malaka diharapkan agar sebelum berangkat kerja ke Malaysia atau negara lainnya bisa mengurus terlebih dahulu dokumen-dokumen keimigrasian di Kantor Nakertrans.
"Ini satu langkah baik agar terjadi apa-apa dalam kerja bisa klaim BPJS Ketenagakerjaan, sebab mengurus dokumen ini tidak lama kalau jaringannya bagus paling lama satu jam selesai," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kadis-nakertrans-malaka-beberkan-program-kerja-ta-2021.jpg)