Minggu, 10 Mei 2026

Berita Belu Hari Ini

Pemkab Belu Buat Rencana Aksi Pencegahan HIV dan AIDS

Pasalnya, kasus HIV dan AIDS di Kabupaten Belu begitu cepat mengalami peningkatan dan belum ada tanda tanda penurunan setiap tahun.

Tayang:
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Edi Hayong
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
WORKSHOP - Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin foto bersama dengan para peserta workshop rencana aksi daerah (RAD) HIV dan AIDS di Hotel Nusantara 2 Atambua, Kamis 23 Juni 2022. 

Bupati juga mengingatkan peserta untuk membuat rencana aksi dengan mempertimbangkan prinsip efisiensi serta prinsip money follow program berbasis outcome. 

Baca juga: Kasus HIV/Aids di Kabupaten Timor Tengah Utara Tembus Angka 35 % 

Bupati Belu memberikan apresiasi kepada CD Bethesda Yakkum Yogyakarta yang telah membantu pemerintah Kabupaten Belu di bidang kesehatan secara khusus masalah HIV dan AIDS.

Pemerintah akan terus meningkat sinergitas dan kerja sama dengan LSM untuk membangun Kabupaten Belu di segala bidang. 

Koordinator CD Bethesda Yakkum Area Belu, Yosafat Ician menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Belu yang telah bersedia hadir dan membuka kegiatan tersebut. Terima yang sama juga diberikan kepada seluruh peserta kegiatan yang telah hadir untuk mendiskusikan masalah HIV-AIDS serta memberikan input untuk sama-sama bergerak memerangi HIV dan AIDS

Sesuai target pemerintah pusat, lanjut Yosafat, tahun 2030 tidak boleh ada kasus baru HIV dan AIDS, tidak boleh ada kasus meninggal akibat HIV dan AIDS serta menghentikan stigma negatif kepada orang dengan HIV-AIDS ( ODHA ). 

Untuk mewujudkan impian tersebut dibutuhkan kerja sama kolaboratif yang terencana, terstruktur dan kelanjutan. Diharapkan, workshop RAD ini bisa membangkitkan spirit baru bagi peserta dalam rangka mewujudkan three zeros tahun 2030 yakni, tidak ada infeksi HIV baru, tidak ada kematian akibat AIDS dan tidak ada stigma atau diskriminasi. 

Baca juga: Sejak Januari -Mei 2021 Sudah 16 Kasus HIV/AIDS di Sumba Timur

Mengakhiri sambutannya, Yosafat memberikan apresiasi kepada Pemkab Belu atas kebijakan pengembangan layanan perawatan dukungan dan pengobatan ( PDP ) bagi rumah sakit Marianum Halilulik dan beberapa puskesmas. 

"Bagi kami ini sesuatu yang luar biasa. Kami berterima kasih kepada pemerintah Kabupaten Belu", ucap Yosafat. (jen)

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved