Berita Manggarai Timur Hari Ini
Yohanes Rumat Bantu 100 Lembar Seng Untuk Pembangunan Kapela St Petrus Nangarawa, Manggarai Timur
Rumat juga dalam kesempatan itu, mengatakan, dalam berpolitik tentu ada perbedaan pilihan, namun harus tetap menjaga kedamaian
Penulis: Robert Ropo | Editor: Edi Hayong
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM, BORONG - Anggota Komisi II DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Yohanes Rumat memberikan bantuan 100 lembar seng untuk pembangunan gedung Kapela St Petrus Stasi Nangarawa, Paroki Kisol, Kabupaten Manggarai Timur, Senin 13 Juni 2022.
Kedatangan Rumat didampingi Ketua DPAC PKB Kota Komba, Aleks Sale, Kader PKB dan juga sebagai Ketua Dewan Paroki Kisol, Baltasar Anggal itu diterima oleh Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Muda dan ratusan umat Katolik serta Tokoh umat muslim Nangarawa.
Rumat diterima dengan sapaan adat kepok sundu, selanjutnya Rumat bersama rombongan diantar oleh tokoh adat dan tokoh masyarakat dengan adat danding menuju kapela tempat kegiatan dan dilakukan kepok kapu (koso rumu).
Selanjutnya dilakukan acara adat kepok kepada tuan tanah suku Tanda dan suku Lowa untuk meminta restu kelancaran dalam perepahan kapela St Petrus. Usai itu dilanjutkan ritual adat untuk pembangunan kapela. Semuanya dilakukan dengan adat Rongga.
"Saya anggota DPRD Provinsi NTT sekaligus Ketua DPC PKB Manggarai Timur, dengan setulus hati, kami ikut berpartisipasi dan bergotong-royong membangun kapela Nangarawa. Untuk secara simbolis kami menyerahkan 100 lembar seng, ini yang bisa kami buat hari ini, semoga apa yang kami berikan jangan melihat jumlahnya, namun ini kepedulian kami untuk membantu, semoga bermanfaat,"ungkap Rumat saat menyerahkan secara simbolis yang diterima oleh Ketua Dewan Stasi Nangarawa Basilius Juma.
Baca juga: Yohanes Rumat Bantu 200 Sak Semen Untuk Pembangunan Rumah Ibadah di Kota Komba Matim
Yohanes Rumat sebelum menyerahkan simbolis bantuan tersebut juga pada kesempatan itu, mengaku bangga dengan kebersamaan masyarakat baik umat katolik maupun muslim di Nangarawa.
Rumat juga mengatakan, kedatangannya untuk membantu umat membangun kapela Stasi Nangarawa. Membangun rumah Tuhan dibutuhkan gotong-royong.
"Ini dalam misi kemanusiaan kami untuk membantu, tidak banyak hanya 100 lembar seng saja. Tapi ini merupakan kepedulian saya membantu dan bersama-sama bapa/mama bangun rumah Tuhan," ungkapnya.
Rumat juga dalam kesempatan itu, mengatakan, dalam berpolitik tentu ada perbedaan pilihan, namun harus tetap menjaga kedamaian.
Kehadiran PKB di Nangrawa bukan berarti memaksa masyarakat untuk memilih PKB, namun masyarakat harus terbuka menerima partai politik manapun yang datang tentu dalam hal kebaikan untuk kepentingan pembangunan masyarakat.
Baca juga: Ratusan KPM Penerima JPS di Matim Belum Terima Bantuan JPS Dari Pemprov NTT, Yohanes Rumat Geram
Ketua DPAC PKB Kota Komba, Aleks Sale, menyampaikan terima kasih kepada umat muslim dan Katolik di Nangarawa yang hidup secara harmonis dan saling bahu-membahu membangun Kapela St Petrus.
Aleks juga meminta kepada masyarakat untuk dalam berpolitik harus menciptakan keharmonisan dan menjaga kedamaian karena menentukan pilihan itu merupakan hak seseorang.
Meski demikian, kandidat yang dipilih perlu dilihat dengan baik sehingga bisa mensejahterakan masyarakatnya.
Aleks juga mengatakan, Yohanes Rumat seorang wakil rakyat sangat peduli dengan kesejahteraan rakyat. Yohanes Rumat sering menolong banyak orang.