Berita NTT Hari Ini
Semua Rumah Tak Didatangi, Petugas Sensus Hanya Gunakan Sampel
Selanjutanya dilakukan penarikan sampel untuk mendata rumah tangga menggunakan kuesioner lebih rinci atau jenis kuesioner C2
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Pertugas Sensus Penduduk 2020 Lanjutan atau SP2020 Lanjutan tidak akan mendatangi rumah tiap-tiap warga karena telah menggunakan sistem sampel.
Kepala BPS NTT, Matamira B. Kale, dalam keterangan tertulisnya Jumat 10 Juni 2022, menyebut SP2020 Kegiatan ini merupakan rangkaian atau kelanjutan dari Sensus Penduduk yang dilaksanakan pada tahun 2020.
Pada pendataan ini, kata dia, terdapat 112.976 rumah tangga di wilayah Provinsi NTT yang menjadi sampel Pendataan SP2020 Lanjutan.
"SP2020 Lanjutan ini merupakan salah satu pendataan penting untuk mendapatkan berbagai indikator sosial, ekonomi dan kependudukan," jelasnya.
Kegiatan SP2020 Lanjutan dimulai dengan pemutakhiran rumah tangga yang telah dilaksanakan pada 15-30 Mei 2022 pada Blok Sensus terpilih.
Selanjutanya dilakukan penarikan sampel untuk mendata rumah tangga menggunakan kuesioner lebih rinci atau jenis kuesioner C2.
"Pendataan dilaksanakan pada 1 sampai 30 Juni 2022 mendatang," sebutnya.
Moda pendataan yang digunakan yaitu menggunakan CAPI atau berbasis aplikasi melalui gadget (tablet/handphone), PAPI atau paper berbasis kuesioner kertas, CATI atau berbasis telepon di mana responden diwawancara melalui telepon, kemudian yang terakhir adalah CAWI atau berbasis website.
Variabel yang dikumpulkan dalam 83 pertanyaan adalah mengenai migrasi atau mobilitas sebanyak 18 pertanyaan, pendidikan dan komunikasi 4 pertanyaan, ketenagakerjaan 5 pertanyaan, fertilitas dan mortalitas 22 pertanyaan, perumahan 10 pertanyaan, disabilitas 11 pertanyaan, dengan seputar individu 13 pertanyaan. (Fan)