Berita Kota Kupang Hari Ini

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kupang Optimis Tahun Ini Raih WBK

Dia menjelaskan, saat ini sudah diusulkan ke badan pengawasan mahkamah agung (MA) untuk dilakukan penilaian sebelum ke Kemen PAN-RB

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG-COM/IRFAN HOI
RAKERDA - Rapat Kerja Daerah (Rakerda) se-wilayah Pengadilan Tinggi Agama Kupang bertempat di hotel Swiss Bell Kota Kupang. Selasa 7 Juni 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG -  Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Kupang, Dr. Drs. Hj. Sisva yeti, S.H., M.H mengaku tahun ini, Pengadilan Agama (PA) se-wilayah PTA Kupang, untuk meraih predikat wilayah bebas korupsi (WBK) dari Kemen PAN-RB. 12 Pengadilan Agama yang ada lingkup PTA Kupang, mesti meraih itu. Sebab, sudah hampir tiga tahun belakangan, target itu belum tercapai. 

Dalam acara rapat kerja daerah (Rakerda) Pengadilan Agama se wilayah PTA Kupang, Selasa 7 Juni 2022, Hj. Sisva yeti, menyampaikan itu agar memberi semangat dan optimis bagi para Ketua PA Agama di NTT. 

Dia menjelaskan, saat ini sudah diusulkan ke badan pengawasan mahkamah agung (MA) untuk dilakukan penilaian sebelum ke Kemen PAN-RB. Biasanya, penyampaian itu pada akhir tahun saat hari Anti Korupsi se-dunia. 

"Oleh karena itu kami dalam kegiatan ini juga akan mengundang narasumber dari badan pengawas Mahakama agung untuk memberikan materi mengenai trik atau kiat-kiat hingga kita bisa memperoleh predikat WBK," katanya. 

Selain itu, sejumlah narasumber terkait lainnya juga diundang untuk memberi penguatan dan pembekalan pada semua kepala dan sekretaris di PA untuk bisa bekerja memaksimalkan pelayanan dalam mewujudkan WBK. 

Selain menargetkan WBK, pada Rakerda ini juga semua ketua PA menandatangani pakta integritas untuk mewujudkan zona integritas diwilayah kerja masing-masing. Pihaknya, melakukan monitoring pada semua satuan kerja (satker) dalam pembangunan zona integritas. 

Hasil penilaian atau monitoring itu, akan dilaporkan ke badan pengawas Mahakama agung. Targetnya, 12 satker itu meraih WBK. Menurut dia, semua pegawai yang ada, saat ini sudah mendapat sertifikasi kelulusan e-learning dan antikorupsi dan anti-gratifikasi dari KPK. 

"Kami memberikan pelayanan yang terbaik, prima, ekselen kepada masyarakat. Dan kami memastikan seluruh satker di PTA Kupang tidak ada gratifikasi, tidak ada korupsi dalam semua kegiatan yang ada. Semua kami laporkan secara transparan," katanya. 

Tiap pekan, badan peradilan agama melakukan penilaian dan mengumumkan tiap tiga bulan. Pada laporan di triwulan pertama, 7 PA atau diatas 50 persen mendapat rangking satu pelaksanaan sistem informasi penelusuran perkara. 

Untuk itu, Hj. Sisva yeti berujar, pelaksanaan pelayanan tidak monoton dan terus dilakukan perbaikan. Begitu juga dengan rakreda yang dilangsungkan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Ia menginstruksikan semua pegawai yang ada agar bersatu dan berjuang bersama untuk meraih predikat WBK. Ia menyebut, meraih WBK bukan tugas segelintir orang tapi tugas bersama, semua orang yang ada di satker tersebut. 

Tiap tahun, kata dia, sistem penilaian WBK selalu berubah. Ini menjadi masalah dalam penilaian yang menyebabkan PA di lingkup PTA Kupang, hampir tiga tahun belakangan belum mendapat WBK. Olehnya, tahun ini semangat optimis itu perlu didorong untuk mendapat target tersebut. 

Hj. Sisca Yetti, juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan semua pihak yang telah bekerja menyukseskan rakreda itu. Bahkan, sistem teknologi informasi pun diterpakan dalam kegiatan semacam itu. Ini akan membantu dan menjadi nilai tambah bagi semua PA yang ada. 

Sementara itu, ketua panitia Rakerda, Drs. Salwi, SH, dalam laporannya, menyampaikan ucapan terima kasih kepada ketua pengadilan tinggi agama Kupang atas mandat yang diberikan kepada ia dan panitia lainnya. Dalam waktu yang terbilang singkat, kerja panitia bisa berjalan lancar. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved