Berita NTT Hari Ini

Disdikbud NTT Perlu Percepat Honor Bagi Guru Sekolah Luar Biasa

tentu pemerintah telah mendapat dukungan kuat dari DPRD untuk menyelesaikan proses dan pembayaran gaji guru SLB.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG-COM/IRFAN HOI
Rapat Dengar Pendapat (RDP) komisi V DPRD NTT dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT diruang rapat lante dua kantor DPRD NTT. Kamis 2 Juni 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG -  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) perlu mempercepat penyaluran honorium bagi guru kontrak provinsi pada sekolah luar biasa (SLB). Sebab sudah enam bulan para guru belum menerima gaji bulanan yang menjadi haknya.

Ketua komidi V DPRD NTT, Yunus Takandewa, ketika dihubungi Kamis 2 Juni 2022, mengaku pihaknya telah melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan dinas terkait menyikapi soalan itu.

"Persoalan gaji untuk guru SLB. Itu harus diproses. Apapun ini sudah berlangsung lama," sebut dia.

Persoalan itu menurut dia, juga sudah mendapat pengaduan. Paling tidak, dalam bulan ini dinas harus segera melunasi kewajibannya itu. Untuk itu, dinas harus segera memproses hak dari guru di SLB itu.

Baca juga: Jaksa Peneliti Kejati NTT Beri P18, Minta Penyidik Lengkapi Berkas Perkara Ira Ua

Selain itu, dalam RDP itu juga ditekankan agar Disdikbud, segera memproses puluhan pelaksana tugas (Plt) kepala sekolah. Ini tidak bagus pada kelulusan peserta didik yang ditandatangani ijasahnya oleh Plt.

RDP juga ditegaskan mengenai tambahan penghasilan, tunjangan kinerja dan sertifikasi bagi guru PTT di NTT.

Yang jelas, kata Politisi PDI-P NTT ini, komisi V telah memberikan rekomendasi dan catatan kepada Disdikbud, khusus pada hak-hak guru SLB. Ia memahami penantian panjang dari para guru.

Dengan RDP ini, tentu pemerintah telah mendapat dukungan kuat dari DPRD untuk menyelesaikan proses dan pembayaran gaji guru SLB.

Sementara informasi yang diperoleh dari para guru SLB, ketika mendapat penjelasan dari Kepala Bidang GTK, Disdikbud NTT, diterangkan bahwa keterlambatan itu akibat dari adanya perbedaan kode rekening pada DPA Dinas P dan K untuk jenjang SMA, SMK dan SLB di tahun 2022. Berbeda dari tahun sebelumnya yang disatukan.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved