Perang Rusia Ukraina
Rusia Mulai Terjunkan Senjata Laser, Presiden Ukraina Malah Mengejek
Setelah menurunkan BMPT-72 Terminator yang bisa tembakkan peluru berdaya ledak tinggi, kini Rusia mengerahkan senjata laser.
Rusia Mulai Terjunkan Senjata Laser, Presiden Ukraina Malah Mengejek
POS-KUPANG.COM - Setelah menurunkan BMPT-72 Terminator yang bisa tembakkan peluru berdaya ledak tinggi, kini Rusia mengerahkan senjata laser yang dapat membakar pesawat.
Pada 2018, Presiden Rusia Vladimir Putin memang meluncurkan sejumlah senjata terbaru negaranya, termasuk laser di mana salah satunya dinamanakan Peresvet.
Wakil Perdana Menteri Rusia Yury Borisov mengatakan dalam sebuah konferensi di Moskwa pada Rabu 25 Mei 2022, bahwa Peresvet sudah digunakan secara luas dan dapat membutakan satelit hingga 1.500 kilometer di atas Bumi.
Dia mengatakan, sudah ada senjata laser baru yang lebih kuat dari Peresvet yang bisa membakar drone dan peralatan lainnya.
Borisov menambahkan, berdasarkan hasil tes terbaru, senjata laser baru tersebut mampu membakar drone sejauh 5 kilometer dalam tempo lima detik.
Baca juga: Rusia Kerahkan Ahli Bahan Peledak Suriah ke Ukraina, Spesialis Bom Barel
“Jika Peresvet membutakan, maka senjata laser generasi baru ini mengarah pada penghancuran fisik target, penghancuran termal, mereka terbakar,” kata Borisov kepada televisi pemerintah Rusia.
Ditanya apakah senjata semacam itu digunakan di Ukraina, Borisov menjawab, “Ya. Prototipe pertama sudah digunakan di sana."
Dia menambahkan bahwa senjata laser baru milik Rusia tersebut dinamakan Zadira. Di sisi lain, kabar penerjunan senjata laser Rusia tersebut justru diejek oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Zelensky menyamakan kabar tentang senjata laser tersebut dengan senjata ajaib yang diungkapkan Nazi Jerman dalam upaya untuk mencegah kekalahan dalam Perang Dunia II.
“Semakin jelas bahwa mereka tidak memiliki peluang dalam perang, semakin banyak propaganda tentang senjata luar biasa yang akan sangat kuat untuk memastikan titik balik,” ujar Zelensky.
“Jadi kita melihat bahwa di bulan ketiga perang skala penuh, Rusia mencoba menemukan senjata ajaibnya. Ini semua dengan jelas menunjukkan kegagalan total,” sambung Zelensky.
Sementara PM Israel Naftali Bennet pada April, lewat twitnya di Twitter menyebutkan, angkatan bersenjata negaranya sukses menguji coba sistem senjata laser pertama di dunia, yang bisa digunakan menembak jatuh drone, rudal, dan mortir.
Baca juga: Perang Rusia vs Ukraina: Rudal Stinger Makan Jenderal Rusia Tewas di Ukraina, Ini Kronologisnya
Juga sejumlah negara lainnya, seperti Perancis dan China dilaporkan sedang bergiat mengembangkan proyek senjata lasernya masing-masing.
"Sejumlah negara telah melakukan eksplorasi teknologinya dan menggunakan senjata jenis ini. Rusia merupakan salah satunya. Namun terkait kerahasiaan proyek semacam itu, kami tidak mengetahui status perkembangannya", papar Maarten Lortzer, jurubicara TNO kepada DW.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/senjata-laser-rusia.jpg)