Pilpres 2024

Ganjar Pranowo Berpeluang Besar ke Pilpres 2024, Isyaratnya Menguat dari Pernyataan Presiden Jokowi

Presiden Jokowi disebut-sebut telah memberi isyarat dukungan kepada Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah, asalkan patuhi cara ini: ojo kesusu

Editor: Frans Krowin
YOUTUBE/GANJAR PRANOWO
Jokowi saat berkunjung ke Pasar Muntilan Magelang Jawa Tengah, Sabtu 21 Mei 2022, didamping Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. 

Andika Perkasa menyebutkan bahwa dirinya fokus pada tugasnya sebagai Panglima TNI.

"Terima kasih banyak atas dukungan dari banyak orang, saya sangat menghargai sekali karena itu kepercayaan kepada saya secara pribadi maupun sebagai wakil dari institusi TNI."

"Tapi yang jelas saya masih bertugas jadi Panglima TNI, saya harus fokus pada pekerjaan saya," ujar Andika, dikutip dari tayangan Youtube tvOne, Kamis 26 Mei 2022.

Di sisi lain, Andika juga mengaku belum pernah dipertemukan dengan Ganjar untuk mendiskusikannya.

"Sampai saat ini belum pernah (dipertemukan)," jelasnya.

Baca juga: Golkar, PAN dan PPP Bentuk Koalisi, PKB Prediksi Pilpres 2024 Hanya Diikuti Tiga Paslon, Siapa?

Sudah Dilirik Partai Nasdem dan PKB

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyebut bahwa Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa masuk dalam radar pihaknya untuk didukung maju di Pilpres 2024.

"(Jenderal Andika Perkasa ada dalam radar PKB) masuk dong," kata Waketum PKB Jazilul Fawaid di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 25 Mei 2022, dikutip dari Tribunnews.

Kendati begitu, Gus Jazilul, sapaan karibnya mengatakan bahwa prioritas PKB sekarang masih mendorong Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menjadi calon presiden.

Menurutnya, hal itu bisa menjadi faktor x lantaran PKB sendiri punya modal.

"Mungkin dong kita punya 10 persen suara kok," tuturnya.

Lebih lanjut, Gus Jazil mengatakan, PKB sendiri ingin membudayakan agar kader partai terlebih dahulu yang diprioritaskan untuk maju bertarung di Pilpres.

Dia mengumpamakan misalnya ada seorang pengusaha ingin maju bertarung di Pilpres tapi tak punya kendaraan partai politik.

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa langsung menuju Papua usai terjadi kontak tembak dengan KKB hingga tiga personel TNI tewas.
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa langsung menuju Papua usai terjadi kontak tembak dengan KKB hingga tiga personel TNI tewas. (ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK A)

"Gini masa iya misalkan orang tidak pernah berpolitik dia jadi pengusaha tiba-tiba nyalon kan nggak fair ini dari dulu jadi pengusaha aja jangan ngurus parpol. PKB ingin membudayakan gitu, maksud saya gitu," jelasnya.

Selain PKB, sebelumnya, Ketua Teritorial Pemenangan Pemilu Banten-DKI Jakarta Partai Nasdem A Effendy Choirie menyebut, pihaknya sudah menyerap aspirasi masyarakat terkait sosok capres yang akan diberikan kepada Ketua Umum Surya Paloh saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada Juni 2022 mendatang.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved