Berita TTS Hari Ini
Pemkab TTS Gelar Operasi Pasar Migor Curah Bersubsidi, 23 Ton Habis Terjual.
Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan melakukan operasi pasar minyak goreng (migor) curah bersubsidi guna mengatasi
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adrianus Dini
POS-KUPANG.COM, SOE - Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan melakukan operasi pasar minyak goreng (migor) curah bersubsidi guna mengatasi kelangkaan migor dan harga yang melambung tinggi di pasaran.
Hal tersebut kepada pos kupang disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Timor Tengah Selatan Beni Frits Tobo, SE, Senin 23 Mei 2022.
"Ini merupakan program pemerintah pusat dalam hal ini kementerian perdagang dan karena kelangkaan migor bapa Bupati memerintahkan agar dilakukan operasi pasar terutama minyak goreng," jelas Frits.
"Bekerjasama dengan toko Pahlawan Kupang kita mengadakan operasi pasar migor curah bersubsidi guna mengatasi kelangkaan migor dan harga migor yang melambung tinggi di pasaran," lanjutnya.
Dirinya berharap agar minyak goreng ini diperuntukan bagi kebutuhan masyarakat dan bukan untuk diperjualbelikan lagi.
Baca juga: Pemda Matim Beri Bonus Atlet Kempo Rp 100 Juta, Orang Tua Sampaikan Terima Kasih Untuk Bupati Agas
"Saya berharap, migor yg dibeli digunakan untuk kebutuhan sehari-hari atau untuk usaha, tetapi tidak untuk diperjualbelikan," tegasnya.
Selanjutnya, Hamzah Harazah, Penanggungjawab lapangan distribusi minyak goreng curah bersubsidi menjelaskan selama 3 hari kegiatan ini, terhitung sejak sabtu 21 Mei hingga senin 23 Mei 2022, 23 ton lebih minyak goreng curah habis terjual.
"Ada 118 drum yang terjual selama 3 hari ini. Masing-masing drum terisi 200 Liter minyak goreng curah. Dengan demikian toatalnya 23 ton lebih minyak goreng curah," jelas Hamzah.
Terkait penjualan selama 3 hari lni dia merincikan, hari pertama ada 50 drum minyak goreng curah yang terjual, hari kedua 43 drum dan untuk hari ini 35 drum.
"Hanya dengan membawa fotokopi ktp rangkap dua, masyarakat sudah bisa membeli minyak goreng curah ini. Masyarakat boleh membeli hingga 30 liter," jelasnya.
"Selanjutnya bagi mereka yang ada usaha atau UKM seperti warung atau penjual gorengan hanya perlu membawa nomor izin usaha. Namun penjualan ini tidak diperuntukkan bagi mereka yamg memiliki kios atau UD. Penjualan minyak goreng curah ini bukan untuk kemudian dijual lagi. Namun pada prinsipnya masyarakatlah yang diprioritaskan," terang Hamzah.
"Hari ini hari terkahir karena memang stok sudah habis," ungkapnya.
Baca juga: Dwi Ukir Prestasi Kempo Dunia di Tunisia, Charles: Kami Bangga dan Ini Capaian Luar Biasa
Ia melihat masyarakat sangat antusias memanfaatkan momen operasi pasar migor curah ini.
"Saya melihat masyarakat sangat antusias dengan adanya penjualan minyak goreng curah ini. Mereka menginginkan harga minyak goreng yang terjangkau, apalagi beberapa bulan terakhir harga penjualan minyak goreng di pasaran sangat mahal," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/migor-curah.jpg)