Jumat, 10 April 2026

Berita Kota Kupang Hari Ini

Bundaran Tirosa Jadi Tempat Santai di Kota Kupang

Pengunjung juga ke tempat ini untuk menikmati suasana di bundaran ini. Ada yang datang hanya untuk duduk santai

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Edi Hayong
POS -KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Suasana di Bundaran Patung Tirosa, Kota Kupang. Gambar diambil, Senin 23 Mei 2022 malam 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru 

POS-KUPANG.COM, KUPANG -Patung Tirosa merupakan singkatan dari Timor, Rote dan Sabu. Patung ini untuk mengingat persatuan tiga wilayah sejak dulu, yakni Timor, Pulau Rote dan Pulau Sabu.

Ada tiga patung yakni, Prof. Dr. Herman Johannes, El Tari (Gubernur pertama  NTT ) dan Hendrik Arnold Koroh. Tiga patung dicat berwarna coklat. Di dalam bundaran ada satu tenda dari Bank NTT.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Senin 23 Mei 2022, bundaran itu kini telah dipugar sejak beberapa waktu lalu, lewat kerjasama Pemkot Kupang dan Bank NTT.

Nampak lokasi ini ,pada beberapa titik banyak tersedia aneka macam dagangan, mulai dari minum, buah - buahan serta jualan lainnya seperti makanan ringan bagi anak - anak.

Ada juga salome, bakso dan jenis kuliner lainnya. Jika pada malam hari, maka akan terasa lebih menyenangkan karena anda yang berkunjung ke tempat ini bisa menikmati minuman seperti antara lain, Kopi, Pop Ice dan minuman kopi siap saji lainnya.

Baca juga: Biaya Perawatan Taman Kota Kupang Rp 1 Miliar

Pengunjung juga ke tempat ini untuk menikmati suasana di bundaran ini. Ada yang datang hanya untuk duduk santai.

Sementara itu, arus lalu lintas ramai pada jam-jam tertentu. Ketika saat ramai arus lalu lintas, rawan terjadinya kecelakaan karena kendaraan masuk atau melintas dari empat penjuru.

Kondisi malam di bundaran ini diterangi oleh lampu penerangan jalan umum yang dipasang di sekitar bundaran.

Untuk berjualan juga diawasi Pemkot Kupang, terutama pengawasan Kebersihan sekitar budaran. Pemkot Kupang juga sempat memasang papan pengumuman bertuliskan 'Dilarang berjualan atau kegiatan usaha lainnya di area Taman Tirosa'.

Rinto Sabat salah satu penjual kuliner di sekitar lokasi ini mengatakan, bundaran Tirosa yang dulunya dikenal sebutan bundaran PU kini sangat berbeda.

Baca juga: Peneliti Sebut Penerapan Kebijakan Tata Taman Kota Kupang Belum Maksimal

"Sekarang ini sudah jauh berbeda dengan kondisi dulu. Kalau dulu orang berjualan tidak ramai," kata Rinto.

Mahasiswa FKIP Unwira  ini mengatakan, di bundaran itu suasana ramai terlihat pada malam hari terutama hari libur atau malam minggu.

"Kalau malam hari memang cukup ramai terutama hari libur atau setiap akhir pekan," katanya.

Dia mengaku, Wali Kota Kupang sempat datang dan berdialog dengan mereka sebagai penjual kuliner di lokasi itu.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved