Berita Sumba Timur Hari Ini
Pemuda di Sumba Timur Nekat Cabuli Nenek Usia 56 Tahun
Nenek Hilala yang berstatus janda itu melaporkan bahwa dirinya telah menjadi korban keberingasan Elvis
Penulis: Ryan Nong | Editor: Edi Hayong
Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Seorang pemuda asal Desa Pulu Panjang, kecamatan Nggaha Ori Angu harus berurusan dengan hukum setelah dirinya ditangkap aparat.
Elvis Rungga Landu Djawa alias Elvis, pemuda berusia 18 tahun ditangkap aparat Polsek Lewa Polres Sumba Timur pada Minggu 8 Mei 2022 lalu.
Ihwal penangkapan Elvis terkait laporan yang dilakukan oleh Hilala alias KH, seorang nenek usia 56 tahun, warga desa Pulu Panjang ke Pos Polisi Sub Sektor Nggaha Ori Angu, Polsek Lewa pada Jumat 1 Mei 2022 lalu.
Nenek Hilala yang berstatus janda itu melaporkan bahwa dirinya telah menjadi korban keberingasan Elvis yang masih seusia cucu-cucunya.
Baca juga: Maju Pilkada Kota Jalur Independen, Ariyanto dan Tim Silaturahmi ke KPU Kota Kupang
Kapolsek Lewa Ipda Jeffry Dwi Nugroho Silaban, S.Tr.K, mengatakan, kejadian naas itu menimpa nenek Hilala pada Kamis 31 April 2022 malam lalu.
Saat pulang dari acara kematian salah seorang kerabat, tiba tiba nenek Hilala disergap pelaku Elvis dari belakang saat melintasi jalan setapak menuju rumah. Saat itu, Nenek Hilala pulang seorang diri setelah sempat singgah di rumah kerabat lainnya, Naomi A. Ndiha yang berjarak 500 meter dari rumah. Saat itu sekira pukul 19.00 Wita.
Nenek Hilala kaget karena saat itu pelaku Elvis yang telah dalam keadaan bugil langsung memeluk dan membanting dirinya di tepi jalan setapak itu.
Setelah menindih tubuh renta itu, Elvis membekap mulut Nenek Hilala dengan tangan kiri dan menggerayangi bagian tubuh lainnya dengan tangan kanan.
Baca juga: Kasus CT di Malaka Diatensi Kementerian PPPA, Ini Pesan Deputi Buat APH
Pelaku Elvis juga sempat menurunkan paksa celana pendek dan celana dalam korban hingga selutut dan melakukan pencabulan ke organ vital milik korban dengan tangan.
Nenek Hilala berusaha melepaskan diri dan sempat memberontak. Namun karena tidak kuat menghadapi tubuh pelaku Elvis, nenek yang sehari harinya bertani itu menjadi takut dan memilih pasrah.
Ia kemudian menyampaikan kepada pelaku Elvis bahwa dirinya boleh berbuat tidak senonoh namun ia meminta untuk tidak dibunuh.
Sontak perkataan itu membuat Elvis langsung menghentikan aksinya dan berdiri. Pelaku Elvis langsung berlari meninggalkan Nenek Hilala yang masih terbaring di tanah.
Baca juga: Pasukan Rusia Tak Siap Perang di Ukraina,Eks Tentara Bayaran Kremlin Ungkap Kelemahan Pasukan Putin
“waktu itu korban bilang 'Hei Elvis, kalau kamu mau berbuat tidak senonoh silahkan buat sudah, asal kamu jangan kasih mati saya dan biarkan saya untuk pulang kembali ke rumahnya saya dengan bernapas," sebut Ipda Jeffry menirukan korban.
Nenek Hilala yang melihat pelaku sudah tidak berada di lokasi itu kemudian berlari meminta pertolongan ke rumah terdekat milik anggota Linmas Semua Lodu. Rumah itu berjarak 200 meter dari lokasi kejadian.