Senin, 13 April 2026

Perang Rusia Ukraina

Perang Rusia vs Ukraina: Perang Meluas, Rusia Ancam Bom Pangkalan Militer Inggris? NATO Ladeni?

Potensi perang Rusia di Ukraina meluas ke negara barat dan NATO. Rusia mengancam akan menyerang dan mengebom pangkalan militer Inggris serta menargetk

Editor: Ferry Ndoen
Serambinews
Pasukan Ukraina patroli 

POS-KUPANG.COM -  Potensi perang Rusia di Ukraina meluas ke negara barat dan NATO.

Rusia mengancam akan menyerang dan mengebom pangkalan militer Inggris serta menargetkan diplomat Inggris yang ada Kyiv sebagai terget sah.

Ancaman itu diungkapkan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova, setelah dukungan Inggris atas serangan rudal Ukraina ke wilayah Rusia.

Dukungan itu dinilai Rusia provokatif, sehingga mengancam akan menyerang pangkalan militer Inggris.

Ancaman ini tidak bisa dianggap remeh, mengingat Presiden Rusia Vladimir Putin sangat yakin akan tujuannya melakukan operasi militer khusus di Ukraina.

Awal tahun ini mungkin tidak ada yang menyangka Putin benar-benar menyerang Ukraina. 

Foto dari video yang dirilis Kementerian Pertahanan Rusia pada Jumat 4 Februari 2022 menunjukkan sejumlah kendaraan peluncur roket menembak dalam latihan militer bersama Belarus dan Rusia di Brestsky.
Foto dari video yang dirilis Kementerian Pertahanan Rusia pada Jumat 4 Februari 2022 menunjukkan sejumlah kendaraan peluncur roket menembak dalam latihan militer bersama Belarus dan Rusia di Brestsky. (KEMENTERIAN PERTAHANAN RUSIA via AP)

Namun hal itu terjadi dan dunia terbelalak.

Baca juga: Rusia Klaim Senjata Nuklirnya Bisa Hancurkan Anggota NATO dalam Setengah Jam, Bakal Perang Nuklir?

Karenanya ancaman berikutnya atas Inggris, mesti dilihat bukan sesuatu yang remeh.

"Apa yang kita pahami dengan benar bahwa demi mengganggu logistik pasokan militer ke Ukraina, Rusia dapat menyerang sasaran militer di wilayah negara-negara NATO yang memasok senjata ke rezim Kyiv," kata Zakharova, Selasa (26/4/2022).

Kremlin memperingatkan dapat menargetkan situs militer di Inggris karena dukungan Inggris untuk Ukraina.

Sambil menambahkan bahwa itu juga dapat menyerang diplomat Inggris yang kembali ke Kyiv setelah pernyataan provokatif' Menteri Pertahanan Inggris tentang pemboman di wilayah Rusia.

Maria Zakharova menyatakan bahwa serangan dapat diizinkan dan sah terhadap negara-negara NATO yang menyediakan senjata ke Ukraina.

"Bagaimanapun, pasokan senjata ke Ukraina secara langsung menyebabkan kematian dan pertumpahan darah di wilayah Ukraina. Sejauh yang saya mengerti, Inggris adalah salah satu negara itu dan akan jadi sasaran Rusia," ujar Zakharova.

Baca juga: Perang Rusia vs Ukraina: Wajah Dubes Rusia Berlumuran Darah Saat Peringatan Victory Day di Warsawa

Pernyataan Zakharova muncul setelah Menteri Angkatan Bersenjata Inggris James Heappey menyebutkan bahwa Inggris mendukung serangan udara Ukraina pada infrastruktur Rusia.

Dia menambahkan bahwa akan 'sepenuhnya sah' jika senjata Inggris digunakan dalam serangan semacam itu, meskipun saat ini tidak ada yang dianggap demikian.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved