Rabu, 29 April 2026

Perang Rusia Ukraina

Perang Rusia vs Ukraina: Perang Meluas, Rusia Ancam Bom Pangkalan Militer Inggris? NATO Ladeni?

Potensi perang Rusia di Ukraina meluas ke negara barat dan NATO. Rusia mengancam akan menyerang dan mengebom pangkalan militer Inggris serta menargetk

Editor: Ferry Ndoen
Serambinews
Pasukan Ukraina patroli 

Heappey juga mengatakan bahwa Inggris akan memulai kembali pelatihan pasukan Ukraina, jika konflik menjadi 'membeku' di wilayah Donetsk dan Luhansk timur.

Namun pernyataannya ditanggapi oleh Kremlin, sebagai sebuah provokasi.

Dalam eskalasi ketegangan yang signifikan, Moskow juga memperingatkan bahwa pihaknya akan bersiap untuk menyerang balik pusat pengambilan keputusan di Kyiv sebagai pembalasan.

Rudal Iskander 9K720 ISKANDER-M Rusia
Rudal Iskander 9K720 ISKANDER-M Rusia (YouTube)

Bahkan jika diplomat Inggris dan Barat lainnya hadir di sana.

Sementara itu, Tobias Ellwood, Ketua Komite Pemilihan Pertahanan, mengatakan bahwa pernyataan Heappey berpotensi mengundang serangan balasan ke Polandia.

Dia juga memperingatkan bahwa Rusia dapat mencapai target barat di luar Ukraina dan mengatakan kepada The Times bahwa Barat menjadi semakin terlibat dalam perang proksi.

Baca juga: Tinggalkan Pulau Dewata, Eks Pemain Bali United Langsung Latihan Bersama Borneo FC di Samarinda

Itu terjadi setelah Boris Johnson pekan lalu mengumumkan bahwa Inggris akan membuka kembali kedutaan besarnya di Kyiv dua bulan setelah staf dievakuasi saat perang pecah.

"Kedutaan akan dibuka minggu ini, tergantung pada situasi keamanan," kata Johnson.

Menurutnya Melinda Simmons, Duta Besar Inggris untuk Ukraina, siap menjadi salah satu diplomat pertama yang kembali.

Pada hari Senin (25/4/2022), Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengumumkan bahwa selama kunjungan ke Kyiv, maka diplomat Amerika juga akan kembali ke Kyiv.

Menanggapi dukungan Heappey untuk serangan Ukraina pada jalur pasokan Rusia, Zakharova bereaksi.

Baca juga: Terimbas Perang Rusia Vs Ukraina, Pemerintah Kemungkinan Naikkan Harga Pertalite dan Elpiji 3 Kg

"Kami ingin menggarisbawahi bahwa provokasi langsung London terhadap rezim Kyiv ke dalam tindakan seperti itu. Jika tindakan tersebut dilakukan, akan segera mengarah pada respons proporsional kami," katanya.

“Seperti yang telah kami peringatkan, angkatan bersenjata Rusia siap sepanjang waktu untuk melancarkan serangan balasan dengan senjata jarak jauh berpresisi tinggi di pusat pengambilan keputusan di Kyiv. Kehadiran para penasihat dari negara-negara Barat di pusat-pusat pengambilan keputusan Ukraina tidak serta merta menjadi masalah bagi Rusia dalam mengambil keputusan untuk melancarkan aksi pembalasan," ujarnya.

Heappey mengatakan kepada Times Radio bahwa Inggris memiliki kewajiban untuk mendukung setiap serangan Ukraina pada infrastruktur Rusia.

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved