Berita Manggarai Timur Hari Ini
Ny Theresia Wisang Kunjungi Bayi Penderita Hidrosefalus di Kota Komba dan Kasih Sembako
Fransiskus ini harus menjaga dan merawatnya dengan baik. Harapannya agar anak ini bisa segera pulih dari sakit
Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM, BORONG - Merasah perihatin, Ketua TP PKK Kabupaten Manggarai Timur, Ny Theresia Wisang Agas mengunjungi Fransiskus Chiano Mekang bayi berusia 8 bulan di Kampung Dalo, Desa Pong Ruan, Kecamatan Kota Komba.
Bayi Fransiskus buah hati dari pasangan suami istri (Pasutri) Hironimus Dado dan Lidia Nartiana Susanti ini menderita penyakit hidrosefalus. Akibat sakit yang dideritanya itu, kepala bayi Fransiskus membesar.
Kedatangan Ketua Dekranasda Kabupaten Manggarai Timur ini disambut hangat oleh orang tua dari Fransiskus bersama keluarga. Ny Theresia lalu mengendong Fransiskus sambil menghiburnya dan menanyakan tentang kondisi kesehatan Fransiskus dan memberikan motivasi kepada kedua orang tuanya untuk menjaga dan merawat anak mereka Fransiskus dengan baik.
Baca juga: 2 Zodiak Ini MUJUR Besok! Zodiakmu Juga? Cek Ramalan Zodiak Karier Kamis 28 April 2022
Pada kesempatan itu, Ketua PMI Kabupaten Manggarai Timur ini juga memberikan bingkisan kasih dengan Fransiskus berupa sembako. Sembako itu baik untuk bayi Fransiskus maupun mamaNya.
Ny Theresia kepada POS-KUPANG.COM, Rabu 27 April 2022, mengatakan, ia mengunjungi bayi itu sebagai bentuk perhatian dengan kondisi penderitaan bayi Fransiskus. Bantuan sembako itu tidak seberapa banyak namun dengan tujuan untuk sedikit meringankan beban anak dan orang tuanya.
"Saya yang menjadi pertama sebagai perantara terhadap LSM/Yayasan yang akan membantu untuk pengobatan anak ini. Saya berusaha mencari alamatnya dan menemukan anak ini,"ungkap Ny Theresia.
Baca juga: Taiwan Dilanda Gelombang Panas Saat Kapal Perusak AS Lewati Selat Taiwan
Selain memberikan sembako, kata Ny Theresia ia juga memfasilitasi untuk pembuatan KTP dan Kartu Keluarga bagi kedua orang tua Fransiskus. Setelah sudah memiliki KTP dan Kartu Keluarga selanjutnya akan ada pembuatan kartu BPJS dan saat ini sedang dalam proses pembuatan kartu itu.
Menurutnya Kartu keluarga dan KTP sangat penting harus dimiliki untuk bisa mengobati orang yang sedang sakit.
"Karena ada masyarakat kita ada juga yang belum merasah penting bahwa harus punya KTP/KK. Disaat sakit begini ini baru mulai mengurus ini tentu memperlambat proses penangan kesehatan, kalau sudah memiliki dokumen kependudukan ini tentu proses penanganan lebih cepat,"ungkapnya.
Baca juga: Perang Rusia vs Ukraina: Rusia Tegaskan Kebijakan Barat Akan Hancurkan Ukraina ke Dalam Perpecahan
Ny Theresia juga mengatakan, terkait penderitaan dari bayi Fransiskus, ia juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur. Dan pada setiap bulan rutin ada pelayanan kesehatan seperti posyandu.
"Saya juga pesan untuk orang tua dari anak Fransiskus ini harus menjaga dan merawatnya dengan baik. Harapannya agar anak ini bisa segera pulih dari sakit yang dideritanya,"ungkapnya.
Lebih lanjut Ny Theresia juga mengatakan, selain bayi Fransiskus, ia juga membatu terhadap penanganan Rivaldus Eman Jalu, bocah penyandang difabel asal Kampung Wolo Sambi, Desa Komba, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Matim.
Rival akrab disapa ini mengalami lumpuh sejak dilahirkan 13 Maret 2015 lalu. Ia hanya bisa berjalan dengan satu kaki, sebab kaki kanannya terlipat dan tidak berfungsi secara normal.
Baca juga: Tinggal Menghitung Hari, Tetap Dibaca Niat Puasa Ramadan ke-26 dalam Bahasa Arab, Latin & Artinya
Selain memberikan tongkat untuk menolong Rival bisa berjalan dan memberikan Sembako, Ny Theresia juga memfasilitasi untuk pengurusan kartu keluarga, KTP dan kartu BPJS untuk penanganan lebih lanjut.