Berita NTT Hari Ini

 Ramos Horta Bukan Tolak Ukur Kerjasama Timor Leste-NTT, Butuh Perjanjian Formal  

perdagangan lintas batas ke Timor Leste tetap berjalan hingga saat ini bukan karena inisiatif  pemerintah

Editor: Edi Hayong
HO-POS-KUPANG.COM
Pengamat Ekonomi, Dr. James Adam 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pengamat dan Akademisi Ekonomi NTT, Dr. James Adam menilai terpilihnya Jose Ramos Horta dalam Pemilu Presiden Timor Leste Putaran kedua pada Selasa 19 April 2022 tidak berdampak bagi Indonesia khususnya NTT yang perbatasan daratan dan lautan dengan Timor Leste.

Pasalnya Jose Ramos Horta bukan pendatang baru (new comer) dalam sistem Pemerintahan di Timor Leste.  Jose Ramos Horta saat menjabat sebagai Presiden Timor Leste pada periode pertama, belum ada kebijakan internasional bagi Indonesia termasuk NTT yang berbatasan langsung baik itu daratan maupun lautan dengan Timor Leste.

Bagi Provinsi NTT, perdagangan lintas batas ke Timor Leste tetap berjalan hingga saat ini bukan karena inisiatif  pemerintah atau hubungan Bilateral Indonesia -Timor Leste.

Baca juga: Pemprov NTT Siapkan 2 Bus Gratis Bagi Masyarakat Yang Ingin Berwisata ke Pantai Liman Pulau Semau

Melainkan faktor jalinan kerjasama informal antar pelaku usaha NTT dan Timor Leste serta hubungan pertemanan, kekerabatan serta kekeluargaan.

Dikatakan James Adam di Kupang, Senin 25 April 2022 bahwa dari segi pemerintahan, belum ada kerjasama resmi dan formal yang dibuat antara Pemprov NTT dengan Pemerintah Distrik atau Nasional.

Meski demikian, kebutuhan pokok warga Timor Leste bergantung sangat besar sekitar 70 persen terhadap kebutuhan sembako dan kebutuhan lainnya dari pelaku usaha asal Pulau Jawa dan NTT.

Baca juga: Wali Kota Kupang Beberkan Capaian Kinerja Pemerintahan Kota Kupang

James menyarankan buat Pemprov NTT untuk melakukan perjanjian perdagangan secara formal dengan  Pemimpin Timor Leste yang baru agar semakin meningkatkan hubungan perdagangan terlebih dalam bidang distribusi barang dan jasa sehingga dapat meminimalisir berbagai tindakan ilegal yang merugikan negara.

Menurutnya, kerjasama Formal sangat penting karena dapat meningkatkan nilai ekspor terutama daerah perbatasan akan menjadi zona perdagangan istimewa.

Pihaknya juga mengusulkan agar Kamar Dagang dan Industri (KADIN) NTT berkontribusi meningkatkan nilai tawar NTT di mata Timor Leste dalam bidang perdagangan dan industri agar memberi dampak pertumbuhan ekonomi bagi daerah NTT dan Indonesia serta dunia Internasional.

Baca juga: 163 Orang Terima SK CPNS Kabupaten Nagekeo Formasi Tahun Anggaran 2021

Bukan saja bidang ekonomi, tapi juga membangun kerjasama di berbagai bidang seperti pariwisata, pendidikan dan kebudayaan, pertahanan keamanan, pemerintahan, serta kerjasama lain yang menguntungkan daerah NTT dan Timor Leste. (CR14)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved