Berita Belu Hari Ini

Pemkab Belu Gelar Diskusi Satu Tahun Kepemimpinan Agus Taolin-Aloysius Haleserens

stakeholder termasuk masyarakat untuk bersama pemerintah membangun Belu dengan peran dan tugasnya masing-masing.

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG. COM/TENI JENAHAS
Bupati dan Wakil Bupati Belu, Agustinus Taolin dan Aloysius Haleserens saat panen tomat di Dafala 24 Juli 2021. 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM, ATAMBUA - Pemerintah Kabupaten Belu menggelar diskusi publik sebagai 
momentum refleksi satu tahun kepemimpinan Agustinus Taolin-Aloysius Haleserens (AT-AHS) Bupati dan Wakil Bupati Belu. 

Diskusi dengan tema "Derap Langkah Menuju Masyarakat Belu yang Sehat, Kompetitif dan Berkarakter" berlangsung di Ball Room Hotel Matahari, Sabtu 23 April 2022.

Narasumber diskusi ini adalah Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp. PD-KGEH, FINASIM, Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM dan Ketua Ombudsman NTT, Darius Beda Daton, SH. 

Peserta diskusi antara lain pimpinan forkopimda, DPRD, tokoh, camat, lurah, agama, tokoh masyarakat, petani, guru, organisasi mahasiswa, LSM dan pers. Sedangkan Host adalah Epi Mau dari RRI Atambua. 

Baca juga: Komunitas Hotuhotu Atambua-Belu Hasilkan Dua Film

Bupati Belu, Agustinus Taolin kepada wartawan baru-baru ini mengatakan, diskusi publik sebagai momentum refleksi sekaligus menginformasikan tentang kerja-kerja pemerintah selama satu tahun. 

"Apa yang sudah dikerjakan pemerintah, yang sedang dikerjakan dan yang akan dikerjakan pemerintah akan kami sampaikan secara terbuka, tentu sesuai dengan program-program kami", ungkapnya. 

Lanjut Agus Taolin, sejak awal kepemimpinannya, ia bersama wakil bupati telah menempatkan semua stakeholder termasuk masyarakat untuk bersama pemerintah membangun Belu dengan peran dan tugasnya masing-masing.

Karena pemerintah menyadari, membangun daerah tidak bisa dikerjakan sendiri oleh pemerintah tetapi membutuhkan dukungan dari masyarakat dan stakeholder. 

Baca juga: Tarian Hedung dari Lamaholot Iringi Peresmian Nama Jalan Frans Lebu Raya di Kupang

Dalam konsep pembangunan gotong royong ini, pemerintah juga tidak boleh berjalan sendiri tetapi selalu bersama dengan masyarakat. Oleh karena itu, diskusi publik ini sebagai wadah untuk memperkaya gagasan dalam membangun Rai Belu.

Lewat diskusi ini juga pemerintah bisa mendengar, masukan, usul saran bahkan kritikan dari masyarakat tentang kerja-kerja pemerintah. (*)

Berita Belu Hari Ini
 

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved