Berita Pendidikan
USBK SMAK Negeri Ende, Peserta Didik Mesti Penuhi Tiga Kriteria Agar Bisa Lulus
Peserta didik Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Negeri Ende harus memenuhi tiga kriteria untuk bisa dinyatakan
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti
POS-KUPANG.COM, ENDE - Peserta didik Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Negeri Ende harus memenuhi tiga kriteria untuk bisa dinyatakan lulus dalam Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK).
Pertama, peserta didik sudah menyelesaikan semua program pembelajaran di SMAK Negeri Ende.
Kedua, sudah melaksanakan berbagai jenis ujian mulai dari ujian mid semester, semester dan ujian akhir sekolah dan dinyatakan lulus.
Ketiga, memiliki sikap dan perilaku minimal baik. Demikian dikatakan oleh Kepala SMAK Negeri Ende, Yohanes Devita Son Duri, S.Ag, Selasa, 19 April 2022, ketika memantau pelaksanaan ujian sekolah hari pertama di sekolah itu.
Dia menerangkan, ujian sekolah merupakan penilaian akhir dari satuan pendidikan untuk mengukur kompetensi peserta didik selama menempuh pendidikan di satuan pendidikan tertentu.
Pelaksanaan ujian sekolah di SMAK Negeri Ende, kata Son Duri, berbasis komputer dengan jumlah peserta ujian kelas dua belas sebanyak 103 peserta.
Baca juga: Berita Pendidikan: SMPN 2 Langke Rembong Sukses Melaksanakan UAS Hari Kedua
"Demi kelancaran ujian sekolah, peserta didik dibagi ke dalam dua sesi mengingat pelaksanaan ujian sekolah masih dalam situasi pandemi covid-19 dan kurangnya fasilitas komputer," ucapnya.
Dia menguraikan, pelaksanaan ujian sekolah dibagi dalam dua sesi mengingat situasi pandemi covid-19 yang belum berakhir dan kurangnya fasilitas komputer.
Lanjutnya, masing-masing sesi berjumlah 51 dan 52 peserta. Menurutnya, keterbatasan fasilitas komputer tidak menghambat jalannya ujian sekolah karena sebagian peserta didik ada yang menggunakan laptop yang disumbangkan oleh para guru dan handphone (HP) android.
"Jadi, peserta didik yang menggunakan komputer dan laptop berjumlah 40 orang dan yang menggunakan handphone (HP) android pribadi berjumlah 63 orang” kata Son Duri.
Son Duri menjelaskan, pelaksanaan ujian sekolah sebenarnya sudah dimulai pada Senin, 18 April 2022. Namun karena seluruh peserta didik SMAK Negeri Ende beragama Katolik dan umat Katolik masih merayakan paskah kedua sehingga peserta didik masih diberikan kesempatan untuk merayakan paskah.
"Lembaga pendidikan SMAK Negeri Ende mengambil kebijakan untuk mulai menggelar ujian sekolah hari pertama pada hari selasa. Dan berdasarkan pantauan ujian hari pertama, peserta didik semuanya hadir dan bisa melaksanakan ujian sesuai ketentuan," terangnya.
Kata Son Duri, pelaksanaan ujian sekolah SMAK Negeri Ende menggunakan aplikasi beesmart dan ditangani langsung oleh proktor, Heribertus Rindajawa, ST.
Sementara itu, ruangan pelaksanaan ujian terdiri atas dua yaitu ruangan lab komputer satu dengan teknisinya bernama Alsin Pare, S.Pd dan lab komputer dua dengan teknisinya bernama Emanuela Apolonia Ona Jano, S.Pd. Masing-masing ruangan diawasi langsung oleh pengawas yang bertugas. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/smak-negeri-ende.jpg)