Berita Sumba Tengah Hari Ini

Manager ULP PLN Sumbar, Sambut Baik Proyek PLTS di Desa Mata Redi, Sumba Tengah

pembangunan PLTS tersebut dapat memenuhi kebutuhan penerangan listrik bagi masyarakat Desa Mata Redi

Penulis: Petrus Piter | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
BINCANG - Manager ULP PT PLN Sumba Barat, Kamilius Yosep Boy Moa Bura (pertama dari kiri) berbincang dengan Bupati Sumba Tengah, Drs.Paulus SK Limu disela-sela acara peletakan batu pertama pembangunan PLTS di dusun IV, Desa Mata Redi, Kecamatan Katikutana, Sumba Tengah, Selasa 19 April 2022  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIBAKUL---Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PT PLN Sumba Barat, Kamilius Yoseph Boy Moa Bura  menyambut baik pembangunan proyek PLTS di dusun I dengan kapasitas 35 kVP  dan dusun II  dengan kapasitas 60 kVP di Desa Mata Redi, Kecamatan Katikutana, Sumba Tengah, NTT.

Secara  resmi Bupati Kabupaten Sumba Tengah, Drs.Paulus SK Limu didampingi perwakilan Kedutaan Inggris, David Lutman meletakan batu pertama pembangunan PLTS di Desa Mata Redi, Sumba Tengah, Selasa 19 April 2022.

Menurutnya, pembangunan PLTS tersebut dapat memenuhi kebutuhan penerangan listrik bagi masyarakat Desa Mata Redi dan Mata Woga yang selama ini belum mendapat pelayanan  penerangan listrik PT PLN karena keterbatasan daya PLN Sumba Barat.

Baca juga: Bupati Sumba Tengah Optimis Program Food Estate Tingkatkan Penghasilan Petani

Manager ULP PT PLN Sumba Barat, Kamilius Yoseph Boy Moa Bura menyampaikan hal itu ketika diminta komentar tentang pembangunan PLTS di Desa Mata Redi, Sumba Tengah, Selasa 19 April 2022.

Pihaknya sangat mendukung semua pihak yang memiliki kepedulian membangun PLTS di Sumba Tengah. Sebab hal itu dapat mengjangkau pelayanan penerangan listrik hingga ke pelosok-pelosok Sumba Tengah yang selama ini belum memperoleh pelayanan penerangan listrik.

Kamilius menambahkan, sistem interkoneksi pembangkit listrik Sumba Barat dan  Sumba Barat Daya melayani tiga kabupaten yakni Sumba Barat, Sumba Barat Daya dan Sumba Tengah.

Baca juga: Rusia Makin Brutal, Pasukan Vladimir Putin Disebut Gunakan Senjata Berbahaya Serang Ukraina

Hingga saat ini untuk unit layanan pelanggan Sumba Barat  termasuk Sumba Tengah melayani 21.627 pelanggan terdiri Sumba Barat 14.000 pelanggan dan Sumba Tengah sebanyak 7.000 pelanggan.

Dalam kesempatan itu, Kamilus menghimbau  masyarakat merelakan  pohonnya di tebang atau dirabas yang berada dekat jaringan listrik PLN.

Pihaknya juga meminta warga jangan menanam pohon dekat jaringan listrik dan dapat menggunakan layanan  aplikasi PLN MOBILE untuk  permohonan pasang baru, perubahan daya dan layanan Khusus seperti laporan gangguan atau keluhan pelanggan, pembelian token listrik dan lainnya.(*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved