Berita NTT Hari Ini
DWP Provinsi NTT Berikan Makanan Tambahan Bagi Balita di Penfui Timur
selain para ibu dan balita, rombongan pun dijemput oleh pihak pemerintah desa maupun pihak kesehatan (bidan)
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Edi Hayong
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon
POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi NTT bantu pemerintah perangi Stunting di Wilayah Kabupaten Kupang, tepatnya di Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah.
Kehadiran rombongan DWP Provinsi NTT, Selasa 19 April 2022 Pukul 10.00 Wita di Kantor Desa Penfui Timur, disambut oleh ibu-ibu yang sedang menggendong anak-anaknya yang mengalami stunting maupun gizi buruk.
Disaksikan Pos Kupang, selain para ibu dan balita, rombongan pun dijemput oleh pihak pemerintah desa maupun pihak kesehatan (bidan).
Rombongan pun bergerak masuk ke kantor desa membawa makanan tambahan yang akan dibagikan bagi anak-anak yang telah terdaftar dalam kategori anak stunting.
Baca juga: Produk Hasil Karya Tangan Kreatif Warga Binaan di Lapas Kelas IIB Ende Dipamerkan
Di aula Desa Penfui Timur telah hadir ke 8 balita bersama ibunda masing-masing. Para balita ini akan mendapat bantuan berupa makanan tambahan dari Dharma Wanita Persatuan Provinsi NTT.
Penyerahan makanan tambahan ini langsung diberikan oleh Sekretaris DWP Provinsi NTT Ny. Rara Hastuti Lola kepada orang tua dari masing-masing balita disaksikan oleh kepala desa Penfui Timur, Keleopas Nome.
Menurut Ny. Rara Hastuti, penyerahan bantuan makanan terhadap balita stunting ini merupakan wujud kepedulian DWP Provinsi NTT terhadap masalah stunting di NTT, khususnya di wilayah kabupaten kupang, tepatnya di Desa Penfui Timur.
Selain memberikan makanan tambahan bagi balita stunting di Desa Penfui Timur, DWP Provinsi NTT juga memberikan tambahan makanan di Posyandu Oetmanunu.
Baca juga: Niat Shalat Magrib, Dhuhur, Ashar, Isya & Subuh Diserta Doa Sesuai Anjuran Rasulullah SAW
Dikatakan Ny. Rara bahwa pemberian makanan tambahan ini akan berkesinambungan atau 10 kali selama tahun 2022.
"Di tahun ini sudah dua kali kami memberikan makanan tambahan bagi anak-anak di disini maupun di beberapa tempat lainnya", katanya.
Menurut Ny. Rara bantuan makanan tambahan ini akan berlangsung hingga bulan Desember 2022.
Tujuan diberikan makanan tambahan ini, kata dia agar balita yang saat ini berada dalam status stunting, gizi buruk dan buruk sekali dapat merubah statusnya menjadi normal.
Baca juga: ASDP Kupang Siap Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Hari Raya Idul Fitri
Dirinya berharap agar makanan tambahan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh orang tua atau wajib dikonsumsi dengan baik dan teratur oleh balita yang berstatus stunting.
"Kami berharap dengan bantuan makanan tambahan ini, dapat membantu para balita stunting di desa ini", tambahnya.