Paskah 2022
Diguyur Hujan, Malam Paskah di Paroki St. Fransiskus Xaverius Golusapi SBD Berjalan Hikmat
Usai pembakaran api unggun, imam bersama seluruh umat memasuki gereja merayakan misa malam paskah
Penulis: Petrus Piter | Editor: Edi Hayong
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter
POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA---Meski diguyur hujan, Umat Katolik quasi Paroki Santu Fransiskus Xaverius Golusapi, Sumba Barat Daya (SBD) tetap menyalakan api unggun mengawali perayaan misa malam Paskah, Sabtu 16 April 2022.
Pastor quasi Paroki Santu Fransiskus Xaverius Golusapi, Sumba Barat Daya, Yohanes Emanuel Lezo, Pr, memimpin langsung acara penyalaan api unggun yang diikuti ratusan umat Katolik di halaman gereja itu.
Baca juga: Polisi Bekuk Pelaku Curanmor di Oebola Kabupaten Kupang
Usai pembakaran api unggun, imam bersama seluruh umat memasuki gereja merayakan misa malam paskah. Suasana misa malam paskah berlangsung meriah dengan persembahan tarian dengan iringan musik gong, musik tradisional masyarakat Sumba Barat Daya.
Dalam Homilinya, Romo Yoman--demikian Romo Yohanes Emanuel Lezo, Pr yang akrab disapa, mengatakan, paskah adalah pertanda kebangkitan Yesus Kristus. Malam paskah, umat Katolik quasi Paroki Santu Fransiskus Xaverius Golusapi sudah bangkit sehingga gereja ini penuh sesak dengan umat yang hadir.
Baca juga: Hadapi Mudik 2022, Dishub NTT Minta Operator Transportasi Prioritas Layanan Logistik
Dirinya berharap semoga kebangkitan umat Katolik quasi paroki ini tetap eksis selamanya. Jangan hanya bangkit pada malam paskah ini, selanjutnya mati lagi.
Pastor quasi Paroki Santu Fransiskus Xaverius Golusapi mau mengingatkan kepada umat, jangan hanya datang ke gereja pada perayaan hari-hari besar seperti paskah ini. Tetapi hendaknya umat setiap hari minggu datang ke gereja sebagai wujud nyata perwujudan iman umat Katolik.
Baca juga: BI NTT Siapkan Rp 3,79 Triliun Uang Tunai Hadapi Hari Besar Keagamaan
Mengakhiri homilinya Romo Yoman menyampaikan selamat paskah bagi seluruh umat dan mengajak umat senantiasa mewartakan kabar baik tentang kebangkitan Yesus serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.(*)