Berita Belu Hari Ini

Wakil Bupati Belu Ajak Masyarakat Ikut Imunisasi

Wakil Bupati Belu, Aloysius Haleserens foto bersama dengan peserta sosialisasi Pekan Imunisasi Dunia dan Bulan Imunisasi Anak Nasional, bertempat di

Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG. COM/TENI JENAHAS
Wakil Bupati Belu, Aloysius Haleserens foto bersama dengan peserta sosialisasi Pekan Imunisasi Dunia dan Bulan Imunisasi Anak Nasional, bertempat di Aula Susteran SSpS, Selasa 12 April 2022. 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM, ATAMBUA - Pemerintah Kabupaten Belu melalui Dinas Kesehatan mensosialisasikan Pekan Imunisasi Dunia dan Bulan Imunisasi Anak Nasional, bertempat di Aula Susteran SSpS, Selasa 12 April 2022.

Kegiatan dibuka Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM didampingi Perwakilan UNICEF NTT dan NTB, dr. Alfian Munthe, pejabat pengelola program Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi NTT dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, drg. Ansila Eka Mutty. 

Dalam sambutan, Wakil Bupati Belu mengajak masyarakat untuk menyukseskan pekan imunisasi dunia dan bulan imunisasi anak nasional dengan cara membawa anak-anak di bawah 12 tahun untuk mendapat imunisasi dasar lengkap dan imunisasi lanjutan di posyandu, puskesmas dan di pos pelayanan imunisasi. 

"Saya Aloysius Haleserens, Wakil Bupati Belu mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan pekan imunisasi dunia dari tanggal 16 sampai dengan 22 April 2022 dan bulan imunisasi anak nasional pada bulan Mei 2022", ajak Wabup Belu. 

Terpisah, Kadis Kesehatan Kabupaten Belu, drg. Ansila Eka Mutty menjelaskan, sosialisasi pekan imuniasasi dunia dan bulan imunisasi anak nasional ini sebagai bentuk kampanye, promosi-promosi kegiatan yang akan dilakukan dan mengajak masyarakat untuk ikut menyukseskan pekan imunisasi dunia dan bulan imunisasi anak nasional. 

Menurut Ansila, imunisasi kali ini agak berbeda dengan sebelumnya. Bila sebelumnya imuniasi fokus pada anak-anak, tapi kali ini mencakup seluruh imunisasi termasuk vaksin.

"Kalau dulu itu fokus anak-anak tapi ini sasaran mencakup seluruh kegiatan imunisasi mulai dari imunisasi ibu hamil TT, anak lahir SG dan HB nol, setelah itu dia mengikuti imunisasi dasar lengkap sampai usia dua tahun. Kemudian di atas dua tahun, ada imunisasi lagi sampai pada lansia dimana harus melaksanakan imunisasi covid", terangnya. 

Ptl Direktur RSUD Atambua ini mengatakan, pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan sudah melakukan persiapan, baik SDM maupun fasilitas pendukung untuk menyongsong pekan imunisasi dunia dan bulan imunisasi anak nasional. Apalagi, kegiatan imunisasi ini bukan kegiatan baru tetapi kegiatan rutin yang sudah biasa dilakukan tenaga kesehatan. 

Kegiatan Imunisasi ini bukan kegiatan baru yang tiba tiba dilaksanakan tetapi memang sudah rutin dilaksanakan hanya sekarang lebih pada penekanan bahwa harus dilakukan", paparnya. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved