KKB Papua
Pasukan Elit KKB Papua Serang Mobil TNI, 2 Tewas 3 Luka-Luka, Ini Klaim Komandan Operasi Mayor Arnol
Kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua, kembali mengumumkan hal mengejutkan tentang serangan yang dilakukannya ke aparat TNI Polri.
POS-KUPANG.COM - Kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua, kembali mengumumkan hal mengejutkan tentang serangan yang dilakukannya ke aparat TNI Polri.
Dalam video yang disebarkan melalui media sosial, KKB Papua mengumumkan tindakan kejamnya yang baru saja dilakukannya terhadap aparat keamanan TNI Polri.
Bahwa dalam aksi yang dilancarkan tersebut, KKB Papua berhasil menghantam sebuah kendaraan yang digunakan oleh TNI Polri.
"Kami berhasil menembak satu kendaraan yang digunakan oleh aparat keamanan. Kami pastikan bahwa dalam kejadian itu dua tewas dan tiga luka-luka."
Ini diumumkan oleh Komandan Operasi KKB Papua di Sorong Raya, Mayor Arnol Kocu.
Saat mengumumkan aksi kekejaman yang dilakukannya, Mayor Arnol juga menyampaikan bahwa serangan tersebut dilakukan atas perintah Panglima Kodam IV Sorong Raya, Brigjen Didimus.
Perintah itu disampaikan Panglima Didimus bersama Wakil Panglima, Sakaria Pacen agar KKB segera melakukan penyerangan terhadap musuh.
Baca juga: Terkenal Sadis, Inilah Sosok Egianus Kogoya, Pimpinan KKB Papua Termuda yang Jadi Target TNI Polri
Dan, musuh KKB Papua adalah TNI Polri. Atas perintah itulah Mayor Arnol Kocu bersama Pasukan Elit KKB Papua melancarkan aksinya.
"Pada hari ini, kami Pasukan Operasi yang diperintahkan langsung oleh komando nasional TNPPB Kodam 4 Sorong Raya untuk menyerang musuh kami, TNI Polri."
Perintah itu, kata Arnol Kocu, melalui Panglima Daerah Kodam 4 Sorong Raya Brigjen Didimus bersama Wakil Panglima, Letkol Zakarias Paten.
Atas perintah itu, kata Mayor Arnol Kocu, pihaknya selaku Komandan Operasi langsung bergerak dengan melakukan penyerangan terhadap musuk KKB Papua.
Untuk diketahui, selama ini KKB Papua menyebut TNI Polri sebagai teroris, sebagai musuh yang harus dihabisi.
Bersama pasukan elit KKB Papua, lanjut Mayor Arnol Kocu, ia berhasil menyergap sebuah mobil yang ditumpangi oleh TNI Polri.
Tak diketahui pasti kapan serangan ke TNI Polri itu dilakukan oleh Mayor Arnol bersama pasukannya.
Namun terbetik kabar bahwa aksi tersebut terjadi di Bukit Tepuk, Kampung Jenggernok, Distrik Gome, Kabupaten Puncak.