KKB Papua

Pasukan Elit KKB Papua Serang Mobil TNI, 2 Tewas 3 Luka-Luka, Ini Klaim Komandan Operasi Mayor Arnol

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua, kembali mengumumkan hal mengejutkan tentang serangan yang dilakukannya ke aparat TNI Polri.

Editor: Frans Krowin
Handover
Jenderal kelompok separatis di Papua, Lekagak Telenggen mengumpulkan anak buahnya di atas puncak sebuah gunung. 

"Saya sebagai komandan operasi bersama pasukan elit KKB Papua melakukan tugas untuk menyerang musuh. Musuh kami adalah TNI Polri," ucapnya.

Dalam serangan tersebut, ungkap Ardol Kocu, mereka berhasil menembak mati dua prajurit TNI dan melukai tiga orang lainnya.

Atas kejadian itu, tandas Arnol Kocu, pihaknya menyatakan bertanggung jawab atas aksi tersebut.

"Apa yang terjadi itu merupakan buah dari tindakan tegas kami kepada pihak yang membangkang terhadap peringatan kami."

Baca juga: Lagi, TNI Polri Terlibat Baku Tembak dengan KKB Papua di Ilaga, Berlangsung Dua Jam

"Selama ini kami sudah mengingatkan agar tidak boleh ada pembangunan di Tanah Papua, tetapi itu tidak didengar oleh pemerintah, oleh TNI dan Polri."

"Karena mengabaikan apa yang kami peringatkan, maka kami pun terpaksa mengambil tindakan tegas seperti ini. Menembak mati musuh kami TNI Polri," tandas Arnol Kocu.

Dikatakannya, bahwa aksi penembakan terhadap TNI Polri itu bukan dilakukan rakyat sipil, juga bukan pihak lain.

"Yang melakukan aksi itu, adalah kami dari KKB. Dan, saya sebagai komandan operasi, bertanggung jawab atas apa yang terjadi," katanya.

Pada bagian akhir klaim KKB Papua itu, Mayor Arnol Kocu kembali memberikan peringatan bahwa dilarang ada pelaksanaan pembangunan di Tanah Papua.

Bagi siapa pun yang tidak menggubris peringatan dan larangan tersebut, maka KKB Papua pasti akan menembak mati.

Sebagaimana video yang diunggah di media sosial, saat mengumumkan klaimnya tersebut, Mayor Arnol Kocu menggunakan alat pengeras suara.

Saat itu, Arnol Kocu didampingi beberapa anggotanya. Mereka senantiasa menenteng senjata laras panjang dan mengacungkannya ke udara.

Awalnya, nada bicara Arnol Kocu biasa saja. Namun intonasinya makin tinggi tatkala menyatakan bahwa TNI Polri merupakan musuh utama KKB Papua.

Baca juga: Termakan Doktrin Panglima Egianus Kogoya, Anggota KKB Papua Ini Langsung Bakar 16 Rumah Penduduk

"Kami sudah kasitau bahwa tidak boleh ada kegiatan pembangunan di Papua. kami sudah kasitau itu sejak lama."

"Kalau ini tidak diperhatikan, ini tidak didengar, maka kami akan tembak mati. Kalian akan berhadapan dengan kami."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved