Berita Rote Ndao Hari Ini
Adelheid da Silva Terpilih Jadi Ketua WKRI DPC Paroki St. Kristoforus Ba'a, Rote Ndao
Mekanisme pemilihan, dipilih melalui pemungutan suara dengan menentukan agenda calon ketua sebanyak 3 orang
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti
POS-KUPANG.COM, ROTE NDAO - Adelheid da Silva, SH secara resmi terpilih menjadi Ketua Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Paroki St. Kristoforus Ba'a, Rote Ndao.
Adelheid dipilih menahkodai WKRI DPC Rote Ndao dalam masa bhakti 2022-2025. Dalam pemilihan ini, ia bersaing dengan Maria Stefana Thius, S.Pd dan Mariana S. N. Thoma, S.Pd.
Ketua Panitia Konfercab II WKRI DPC St. Kristoforus Ba'a, Maria Stefana Thius yang biasa dikenal dengan Mama Ester dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Senin, 4 April 2022 membenarkan perihal terpilihnya Adelheid.
Baca juga: Berita Rote Ndao: RD. Ardianus Meman: Hakikatnya, Laki-Laki dan Perempuan Satu tanpa Pembedaan
Pemilihan ketua ini, bertempat di Hotel Videsy, Kelurahan Mokdale, Kecamatan Lobalain, Sabtu, 2 April 2022 dan perutusan pengurus terpilih dilaksanakan di Gereja St. Kristoforus Ba'a, Minggu, 3 April 2022.
Mekanisme pemilihan, dipilih melalui pemungutan suara dengan menentukan agenda calon ketua sebanyak 3 orang.
"Kami sebagai calon ketua ada 3 orang. Karena ada 2 orang, saya dan Ma Adel jumlah suara sama, dari 14 hak suara, saya punya suara 7, ma Adel punya juga 7. Maka kami pilih ulang. Ma Mariana Thoma tanpa perolehan suara," ucap Ester.
Baca juga: Jokowi Menikmati Langgam Permainan Politik Untuk Perpanjangan Masa Jabatan Presiden
Dikatakan Ester, sebenarnya ada 18 hak suara, hanya karena tiga orang tidak datang, sebab hak suara itu terpilih dari anggota utusan setiap ranting, maka yang ikut memilih hanya 15 hak suara.
"Kami pilih ulang di putaran kedua. Calon ketua sisa kami berdua (Ester dan Adel). Ma Mariana Thoma sudah tereliminasi. Kami pilih pakai tulis di kertas, dan hasilnya Ma Adel keluar sebagai pemenang dengan suara terbanyak. Saya dapat 6 suara, Ma Adel peroleh 9 suara," ucap Ester.
Dijelaskannya, dari 3 calon/kandidat tadi, diperoleh hasilnya dan ditetapkan bersama Ketua, Adelheid da Silva, SH, Wakil Ketua I, Maria Stefana Thius, S.Pd, Wakil Ketua II, Mariana S. N. Thoma, S.Pd.
Baca juga: Besok 12 Shio Mendulang Untung Besar, Ramalan Shio 5 April 2022
Selain itu, dalam laporannya, Ketua Panitia, Ester juga mengatakan bahwa WKRI merupakan wadah atau organisasi sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, organisasi tersebut lahir dari suatu keprihatinan dan semangat belarasa untuk meningkatkan kecerdasan dan pemberdayaan kaum perempuan. Dengan pelaksanaannya, didasarkan pada nilai-nilai Kristiani.
Sedangkan terhadap penyelenggaraan konfercab II ini, disebutkannya, durasi waktu serta agenda yang dibahas dalam konfercab, merupakan forum tertinggi di tingkat DPC, yang diselenggarakan selama tiga tahun sekali.
Baca juga: Tim Dokter Bedah Saraf RSUD WZ Johannes Kupang Sukses Operasi Bayi Penderita Hidrosefalus
Dengan tiga agenda penting, yaitu, penyampaian Laporan pertanggung-jawaban (LPJ) pemilihan dan pelantikan pengurus DPC serta usulan program kerja.
"WKRI merupakan wadah bagi ibu Katholik, untuk melakukan kegiatan pelayanan dan berbagi kasih bagi sesama yang kurang beruntung," tutup ketua panitia, Ester dalam laporan panitia. (Cr.10)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/perutusan.jpg)