KKB Papua

Pimpinannya Tewas Ditembak TNI, KKB Papua Balas Mutilasi Babinsa & Istri, Kisahnya Bikin Kecut Hati

Saat ini, KKB Papua semakin tak berperikemanusiaan. Gegara pimpinannya ditembak mati, KKB Papua pun membalas dendam dengan tindakan yang amat biadab.

Editor: Frans Krowin
Tribunnews.com
Kasar Kulua, Komandan Perang KKB Papua di Ilaga, tewas diterjang peluru TNI. jenazahnya sudah dibakar. Peristiwa ini terjadi dalam insiden baku tembak pada Minggu 20 Februari 2022. 

POS-KUPANG.COM - Entah apa yang merasuki kelompok kriminal bersenjata di Papua, tapi saat ini tindakan mereka semakin tak berperikemanusiaan.

KKB Papua semakin kejam. Mereka sesuka hati melakukan tindakan barbar dan tak mau bila aksi mereka dibalas oleh TNI-Polri.

Bila TNI Polri melakukan tindakan yang dianggap berlebihan, maka mereka juga akan membalasnya dengan tindakan yang lebih dari ketegasan TNI Polri.

Fakta itu terjadi ketika TNI Polri menembak mati pimpinan KKB Ndeotadi, Toni Tabuni baru-baru ini.

Dalam kasus itu, Toni Tabuni ditembak mati setelah melakukan perlawanan saat hendak ditangkap di Kelurahan Siriwini, Kabupaten Nabire Selasa 29 Maret 2022.

Saat itu, Toni Tabuni diduga sedang mencari amunisi untuk kebutuhan anggota yang dipimpinnya.

Mengetahui keberadaan Toni Tabuni, aparat TNI Polri pun bergerak cepat untuk meringkusnya.

Namun ketika hendak ditangkap, Toni Tabuni melakukan perlawanan, sehingga langsung dihabisi di lokasi kejadian.

Sedangkan Kais Tabuni, rekannya tak berkutik saat diamankan aparat penegak hukum.

Beberapa hari kemudian, KKB Papua seakan melakukan tindakan balas dendam atas perlakuan TNI pada Pimpinan KKB Ndeotadi.

Baca juga: Kerap Tebar Teror, Inilah Asal Usul dan Sejarah KKB Papua, Berawal dari OPM yang Ingin Referendum

Mereka menyergap Babinsa 1702-07 Kurulu kemudian menghabisinya bersama istrinya yang saat itu sedang berada di rumah.

Babinsa itu bernama Sertu Eka Andrianto Hasugian (28) sementara istrinya bernama Sri Lestari Indah Putri (33).

Sri Lestari merupakan bidan yang bertugas di Puskesmas Elim. Kedua korban dihabisi sekitar pukul 06.00 waktu setempat, Kamis 31 Maret 2022.

Bahkan KKB Papua juga tega memutilasi jari anak korban yang masih balita.

Kekejaman KKB Papua tersebut memancing amarah KASAD Jenderal Dudung Abdurachman.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved