Prajurit NTT Gugur di Papua

Pratu Wilson Here Tewas Tertembak, Mimpi Adik di Kupang Jadi Kenyataan, Sang Ibu Sangat Terpukul

Kepergian Pratu Wilson Here untuk selama-lamanya membuat keluarga shok. Sang ibu, akrab disapa mama Ina, begitu terpukul.

Editor: Alfons Nedabang
KOLASE POS-KUPANG.COM
Pratu Wilson Anderson Here 

Demi mewujudkan keinginannya, lanjut Karel, Wilson rutin berolahraga lari pagi dan sore, serta main bolakaki dan futsal. Saat mengikuti tes penerimaan calon prajurit TNI AL, Wilson tidak pernah memberitahukan kepada orangtua dan saudaranya.

"Wilson pergi daftar dan mengikuti tes penerimaan calon prajurit TNI-AL tanpa memberitahukan kepada kami, dan setelah lulus tes dan siap jalani pendidikan barulah kami mengetahuinya, sehingga kami sebagai orangtua tetap memberikan dukungan penuh bagi Wilson atas pilihan hidupnya," ujar Karel.

Pada tahun 2017 Wilson resmi menjadi prajurit TNI-AL setelah menjalani pendidikan. Wilson ditempatkan di Sorong, Papua.

Kemudian pada Agustus 2019, Wilson mendapat Penugasan Operasi selama delapan bulan di wilayah Timika. Menurut rencana, pada Maret 2022 ini penugasannya telah selesai.

Sering Komunikasi

Karel mengungkapkan selama bertugas di Papua, Wilson selalu berkomunikasi dengan keluarga melalui telepon seluler. Selain dengan orangtua, Wilson kerapkali berkomunikasi dengan kakak dan adiknya saat mengunggah status WhatsApp (WA).

"Kami selalu berkomunikasi waktunya sekitar pukul 19.30 Wita sebelum kami melaksanakan doa keluarga, Wilson akan menanyakan kabar satu per satu mulai dari papa, mama, bahkan dia juga senang bercanda dengan kakak dan adiknya," ujar Karel.

Baca juga: Siapa Benny Wenda? Inilah Profil dan Biodata Pentolan KKB Papua yang Akan Ditemui Komnas HAM

Sebelum tertembak, pada Jumat 25 Maret 2022, Wilson menelepon orangtuanya untuk memberi kabar bahwa akan pulang ke Kupang setelah selesai menjalankan tugas operasi.

Dia sempat menanyakan waktu perjamuan di gereja, pada bulan April. Namun dia tidak bisa hadir karena jadwal penugasan diperpanjang hingga Juni 2022 mendatang.

"Wilson berkeinginan mengikuti perjamuan di gereja pada bulan April, tapi karena belum bisa pulang maka dia berencana akan pulang ke Kupang saat Juni mendatang," kata Karel.

Komunikasi terakhir dengan Wilson terjadi pada Sabtu 26 Maret 2022 sekitar pukul 20 30 Wita. Wilson menginformasikan bahwa dia baru selesai olahraga bola voli.

Akan tetapi beberapa jam kemudian, keluarga mendapatkan kabar bahwa Wilson bersama beberapa rekannya tertembak dari KKB saat menjalankan patroli dan Danton sudah meninggal dunia terlebih dahulu. Sedangkan Wilson bersama rekannya masih dalam kondisi kritis di rumah sakit.

Baca juga: Jenderal Bintang 3 KKB Papua Tanggalkan Jabatan, Lalu Pilih NKRI Ketimbang Bantai Saudara Sendiri

"Setelah habis berdoa, ada panggilan dari nomor Wilson yang saat itu dijawab oleh kakaknya bernama Nikson yang raut wajahnya langsung menjadi pucat, kemudian menyerahkan telepon kepada saya lalu mendapat kabar duka Wilson tertembak yang membuat saya kaget dan mamanya sangat terpukul," ujar Karel.

Setelah itu Karel bersama istri dan anak-anak mendoakan keselamatan Wilson sembari menunggu kabar dari pimpinan instansi di Papua, akan tetapi kondisi kritis membuat Wilson menghembuskan napas terakhir pada Minggu 27 Maret 2022 sekitar pukul 02.00 Wita.

Komandan Lantamal VII Kupang, Laksma TNI (P), Dr H Yudho Warsono, SE, MM, CHRMP, MTr.Opsla, CIQnR, CIQaR, CRMP melalui Perwira Penerangan Letda Marinir Aris mengatakan, Pratu Wilson Here adalah anggota Marinir yang selama ini bertugas di Yonif 11 Sorong.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved