Berita Kupang Hari Ini

Penumpang Pesawat di Bandara El Tari Kupang Sambut Baik Penghapusan Tes PCR-Antigen

Selama ini terlalu ribet, mesti PCR dan Antigen pula apalagi masa berlakunya cuman 24 jam saja

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/BERTO KALU
Suasana di pintu kedatangan Bandara El Tari Kupang, Selasa 8 Maret 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pemerintah akan menghapus syarat Real Time Polymerase Chain Reactions RT- PCR dan RT- Rapid Antigen bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan domestik.

Hal tersebut disambut baik oleh pelaku perjalanan yang ditemui POS-KUPANG.COM di Bandara El Tari Kupang pada Selasa, 8 Maret 2022.

Penumpang pesawat, Trimuji (36) mengatakan, dengan penghapusan persyaratan penghapusan syarat PCR dan antigen tersebut akan lebih memudahkan masyarakat dalam menggunakan moda transportasi khususnya jalur udara.

Baca juga: Di Bandara El Tari Kupang Tidak Wajib RT PCR dan Antigen Untuk Pelaku Perjalanan Domestik

"Selama ini terlalu ribet, musti PCR dan Antigen pula apalagi masa berlakunya cuman 24 jam saja," ucap pria yang baru saja tiba di Kupang setelah melakukan penerbangan dari Surabaya Jawa Timur, Selasa 8 Maret 2022.

Hal senada disampaikan Dani, penumpang pesawat lainnya. Dani mendukung kebijakan pemerintah dengan dihapusnya aturan Swab PCR dan Rapid Antigen bagi pelaku perjalanan.

Menurutnya, hal itu akan berdampak pada ekonomi masyarakat yang selama ini terbebani dengan aturan tersebut.

Baca juga: Sekretaris Satgas Ernest: Kasus Covid-19 di Kota Kupang Tertinggi di Kecamatan Oebobo

"Selama ini kita mau kemana-mana musti Swab dan tes antigen, itu sangat memberatkan masyarakat karena tes itu harganya juga tidak murah, " keluhannya.

Meskipun hingga kini aturan tertulis mengenai kebijakan itu belum terbit, dirinya berharap, dengan akan diterapkannya kebijaksanaan tersebut dapat membuat roda perekonomian masyarakat menjadi lebih baik lagi.

Sementara manajemen PT Angkasa Pura I sebagai operator Bandara El Tari menyambut baik rencana pemerintah yang disampaikan oleh Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan terkait dengan kebijakan tidak perlu melampirkan hasil RT PCR dan RT Antigen bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri yang telah menerima vaksin Covid-19 dosis kedua atau dosis lengkap.

Baca juga: Gubernur Viktor Minta Selesaikan Kasus Astri Lael, Begini Respon Kajati NTT Hutama Wisnu

Hal ini disampaikan oleh General Manager PT. Angkasa Pura I (Persero) Bandara El Tari Kupang I Nyoman Noer Rohim melalui Handy Heryudhitiawan (VP Corporate Secretary Angkasa Pura I) kepada media ini, Senin malam 7 Maret 2022.

Menurut Heryudhitiawan, industri aviasi dan pariwisata menjadi sektor yang sangat terdampak oleh pandemi Covid-19 dalam 2 tahun terakhir. 

"Kami percaya rencana ini akan mampu memberikan dampak yang sangat positif terhadap peningkatan trafik penumpang dan penerbangan hingga mendorong pemulihan ekonomi dan pariwisata secara berkelanjutan," ujarnua. (cr13)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved