Berita NTT Hari Ini

PKB NTT Ukir Sejarah Tempatkan Tiga Srikandi di Lembaga DPRD NTT

DPW PKB NTT menargetkan ada tambahan kuota perempuan di legislatif pada tahun 2024 mendatang

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Ketua DPW PKB NTT, Aloysius Malo Ladi,S.E 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM,KUPANG -- Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa  (PKB) NTT mengukir sejarah dalam hajatan politik pemilu legislatif.

Saat ini PKB berhasil menempatkan tiga srikandi di lembaga DPRD NTT dan dalam target pada pemilu serentak tahun 2024 mendatang kuota perempuan di DPRD NTT akan bertambah satu orang lagi.

Baca juga: Pilkada Tahun 2024 PKB NTT Siapkan Kader Internal

 Ketua DPW PKB NTT, Aloysius Malo Ladi,S.E kepada Pos Kupang, Senin 7 Maret 2022 menjelaskan, pada pileg 2019 lalu, PKB berhasil meloloskan dua orang srikandi di DPRD NTT, yakni Ana Waha Kolin dan Mercy Piwung.

Sedangkan ada satu anggota yang masuk sebagai DPRD pergantian antar waktu (PAW), yaitu Klara Motu Loi. Klara menggantikan almarhum Ludovikus Taolin dan dilantik pada Oktober 2020 lalu.

Baca juga: PKB NTT Deklarasikan Muhaimin Iskandar Sebagai Capres Pilpres 2024

"Saat ini di DPRD NTT ada tiga anggota perempuan dari PKB. Hadirnya tiga srikandi ini ikut mewarnai Fraksi PKB di DPRD NTT, " kata Alo sapaan akrab Aloysius.

Dijelaskan Wakil Ketua DPRD NTT ini, DPW PKB NTT menargetkan ada tambahan kuota perempuan di legislatif pada tahun 2024 mendatang.

Baca juga: Walhi NTT Gelar Dialog Publik 

"Untuk di DPRD NTT saat ini ada tiga orang dan target kita pada pemilu 2024 bertambah satu orang. Sedangkan total perempuan anggota DPRD di kabupaten dan kota dari PKB di seluruh NTT ada sekitar lima orang," katanya.

Menurut Politisi asal Sumba ini, kiprah DPRD perempuan dari PKB sudah memberikan kontribusi bagi daerah dan masyarakat di wilayah masing-masing.

Baca juga: KPU NTT Gelar Pleno Rutin Setiap Minggu, Ini Tujuannya

Terkait proses pencalegan untuk pemilu 2024, dirinya menyebutkan, pada prinsipnya PKB mengikuti aturan dari penyelenggara dalam hal ini KPU dengan kuota keterwakilan perempuan 30 persen.(*)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved