Berita Belu Hari Ini
Jalan Sabuk Merah Amblas, Kontraktor Siap Perbaiki
Warga meminta pemerintah untuk memperbaiki kerusakan jalan tersebut agar kerusakan tidak bertambah parah apalagi sampai jalan putus
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS KUPANG. COM,Teni Jenahas
POS KUPANG. COM, ATAMBUA - J alan Sabuk Merah di wilayah Desa Tohe, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu amblas puluhan meter.
Kondisi ini disebabkan hujan deras yang terjadi dua hari berturut-turut, Selasa-Rabu 22-23 Febuari 2022.
Tingginya intensitas hujan menimbulkan penurunan badan jalan yang berlebihan hingga akhirnya amblas.
Jalan ini menghubungkan Kecamatan Lasiolat, Raihat Lamaknen dan Lamaknen Selatan.
Baca juga: Warga Dusun Sukabilaran Minta Pemkab Belu Bangun Bronjong
Sesuai informasi warga, kerusakan hanya terjadi sebagian badan jalan. Badan jalan amblas sepanjang 20-25 meter.
Masih tersisa sebagain badan jalan yang bisa dilewati kendaraan.
Untuk menjaga keselamatan pengguna jalan, warga menaruh batu sebagi penanda.
Baca juga: 52 Pasien Covid-19 di Kabupaten Belu Dirawat 52
Warga meminta pemerintah untuk memperbaiki kerusakan jalan tersebut agar kerusakan tidak bertambah parah apalagi sampai jalan putus.
Bila jalan putus maka akses transportasi dari Raihat ke Atambua, ibukota kabupaten Belu terganggu. Meski ada jalan alternatif tetapi harus memutar lebih jauh dan membutuhkan waktu lebih lama.
Sekretaris Camat Raihat, Vasco De Araujo kepada wartawan mengatakan, pemerintah kecamatan telah menyampaikan laporan tentang kondisi kerusakan kepada pemerintah kabupaten.
Baca juga: Jalin Asmara Belum Seumur Jagung, Putra Sule, Rizky Febian Blak-Blakan Soal Keinginannya Mendua
Ia mewakili masyarakat meminta agar pemerintah kabupaten bisa berkoordinasi dengan Balai Jalan Nasional agar kerusakan jalan tersebut diperbaiki.
Ia khawatir jalan tersebut putus dan tentu berdampak pada akses transportasi.
Menurut Vasco, saat ini lalu lintas kendaraan masih normal hanya saja untuk kendaraan besar seperti truk fuso dan tronton perlu ekstra hati- hati.
Baca juga: Gaji PNS Belum Cair, Paul Dolu Kritisi Pemda Lembata Sibuk Urus Mutasi Pejabat
Untuk diketahui jalan tersebut dikerjakan tahun 2021 oleh PT Naviri dan masih dalam masa pemeliharaan. Pihak kontraktor siap memperbaiki kerusakan tersebut.
"Kita akan cek. Jalan masih dalam pemeliharaan. Nanti kita perbaiki. Perbaikan belum bisa sekarang karena masih hujan", ujar Samsul, pegawai PT Naviri yang ditemui wartawan Kamis malam. (*)