Berita Kupang Hari Ini

Rektor Undana Sayangkan Aksi Demo Dekan dan Mahasiswa FISIP Undana Tanpa Koordinasi dan Komunikasi

Rektor Undana Sayangkan Aksi Demo Dekan dan Mahasiswa FISIP Undana Tanpa Koordinasi dan Komunikasi

Editor: Kanis Jehola
istimewa
Wakil Rektor I Bidang Akademik Undana, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, menyayangkan aksi demo yang dilakukan Dekan dan Mahasiswa Prodi Ilmu Politik dan Ilmu Komunikasi FISIP Undana yang melakukan aksi demo tanpa komunikasi dan koordinasi dengan Rektorat.

Menurut Maks Sanam, aksi demo dari Dekan bersama mahasiswa FISIP tersebut karena ada informasi sepihak yang seharusnya masih dalam pembahasan tingkat rektorat, tapi informasi tersebut sudah sampai ke pihak Fakultas.

Hal tersebut disampaikan kepada POS-KUPANG.COM, Selasa 22 Februari 2022. Maxs Sanam mengatakan sebagai Rektor Undana, pihaknya berhak menentukan kebijakan penggunaan anggaran secara keseluruhan.

"Kami bukan hanya mengurus FISIP saja, melainkan tujuh fakultas lain, rumah sakit hewan, rumah sakit manusia, Program Pasca Sarjana, serta unit kerja lainnya yang membutuhkan perhatian dan anggaran," jelas Maxs Sanam.

Baca juga: Ketua BEM FISIP Undana: Mahasiswa Butuh Ruang Kelas yang layak

Pihaknya membeberkan, selain FISIP yang membutuhkan gedung perkuliahan baru, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan juga membutuhkan dana untuk pengembangan infrastruktur, demikian juga Fakultas Kesehatan Masyarakat juga membutuhkan dana untuk pengembangan sarana dan prasarana, serta banyak gedung tua yang membutuhkan renovasi.

"Ada banyak kebutuhan anggaran untuk kebutuhan operasional dan pengembangan sarana dan prasarana di Undana, sehingga anggarannya harus diatur sedemikian rupa sehingga cukup," ujar Maxs Sanam.

Terhadap aksi demo tersebut, sebagai Rektor, Maxs Sanam mengaku tidak anti demo dan terbuka menerimanya sebagai bentuk kritik dan koreksi serta mengedepankan demokrasi.

Baca juga: Kondisi Ruang Perkuliahan Prodi Ilmu Politik dan Komunikasi Fisip Undana Kupang

"Saya minta kedepannya jika ada sesuatu yang mengganjal di tingkat Fakultas, dapat berkomunikasi dan koordinasi dengan Pihak Rektorat agar bersama-sama menciptakan situasi kondusif di lingkungan fakultas dan universitas," tutupnya. (*)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved