Berita Viral

KETERLALUAN! Agar Bisa Menikahi Mahasiswi, Pria Ini Nekat Palsukan Surat Kematian Sang Istri. Lho?

Keterlaluan. Hanya untuk menikah lagi, pria ini nekat palsukan surat kematian kemudian mempersunting mahasiswi tetangganya. Kini jadi buronan polisi.

Editor: Frans Krowin
Shutterstock via vox.com
ILUSTRASI pernikahan 

POS-KUPANG.COM - Sangat keterlaluan pria berinisial FH ini. Ia nekat memalsukan surat kematian istri agar bisa menikahi mahasiswi.

Tindak pemalsuan surat kematian itu dilakukan FH di Luwu Utara, Sulawesi.

FH menyebutkan bahwa istrinya sudah meninggal dunia beberapa tahun yang lalu.

Karena itu ia pun nekat mengurus surat-surat kematian sang istri kemudian ditunjukkan kepada calon istrinya.

Berbekal surat keterangan kematian itulah FH melamar WH (19) dan menikah pada Minggu 21 November 2021 lalu.

Setelah menikahi WH, kedok FH pun terbongkar.

Rahasia FH terkuak pasca istri pertama FH, Dalimang mengetahui jika suaminya telah menikahi WH.

FH dan Dalimang sesungguhnya telah menikah 10 tahun lalu dan belum bercerai.

Baca juga: Berita Viral : Oh Ternyata, Berkenalan Lewat FB Pria Sulawesi Transfer 17 Juta, Siap Nikah Ternyata

Atas dasar itulah Dalimang mengadu di Polres Luwu Utara.

Atas aduan tersebut kini FH dan WH menjadi daftar pencarian orang (DPO).

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Luwu Utara, Aipda Yuliany mengatakan FH dan WH dinyatakan DPO sesuai nomor registrasi laporan yakni LPB/256/XII/2022/SPKT/Res.Lutra tanggal 17 Desember 2022.

“FH membuat surat kematian palsu istrinya sendiri pada bulan November 2021 sebelum melangsungkan pernikahannya dengan WH."

"Padahal istri pertamanya, Dalimang dalam kondisi masih hidup dan tinggal di Maluku."

"Surat kematian palsu itu digunakan FH sebagai laporan pengurusan perkawinan dengan WH,” kata Yuliany, saat dikonfirmasi, Senin 21 Februari 2022.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved