Berita Sumba Barat Daya

Gubernur NTT Panen Raya Jagung Di Desa Hameliate, Sumba Barat Daya

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H  bersama Bupati Sumba Barat Daya, dr.Kornelius Kodi Mete dan rombongan melakukan panen raya jagung di Des

Penulis: Petrus Piter | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H bersama Bupati SBD, dr.Kornelius Kodi Mete dan rombongan memanen jagung di Desa Hamiliate, Kecamatan Kodi Utara, SBD, Selasa 15 Februari 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA - Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H  bersama Bupati Sumba Barat Daya, dr.Kornelius Kodi Mete dan rombongan melakukan panen raya jagung di Desa Hamiliate, Kecamatan Kodi Utara, Sumba Barat Daya, Selasa 15 Februari 2022.

Dihadapan para petani jagung, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H berpesan menanam jagung bukan mengentaskan kemiskinan tetapi mendatangkan kemakmuran. Karena itu, manfaatkan lahan yang tersedia untuk menanam jagung sebanyaknya.

Ke depan,  pola kerjasama kemitraan mengembangkan tanaman jagung di wilayah Kodi khususnya dan Sumba Barat Daya umumnya. Dengan demikian, ke depan para petani langsung berurusan dengan perusahaan yang ingin berinvestasi tanam jagung di wilayah itu. Misalnya soal benih, pupuk, pola tanam dan pemasaran berurusan dengan perusahaan. Sedangkan peran pemerintah hanya memfasilitasi saja.

Kerjasama tersebut mendorong  petani mandiri dalam mengurus kehidupannya. Ia optimis bila para petani serius menanam jagung maka pendapatan petani lebih meningkat dan kesejahteraan semakin baik pula.

Baca juga: BRI Cabang Kupang Salurkan Rp 500 Miliar untuk KUR Mikro dan Ritel di 2022

Dengan penghasilan yang besar  maka kesejahteraan semakin meningkat dan pasti petani dapat membiayai pendidikan anak hingga perguruan tinggi.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat  meminta para petani mengembangkan lahan tanam jagung lebih luas lagi dari luas lahan  panen hari ini, Selasa 15 Februari 2022. Harapan petani bisa menanam jagung  hingga seluas 15.000 ha maka pendapatan masyarakat daerah ini bisa mencapai Rp 400 miliar. Hal itu berarti ada uang sekitar Rp 400 miliar beredar di wilayah ini.

Untuk itu Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H menghimbau masyarakat Sumba Barat Daya memanfaatkan lahan tidur yang ada untuk mengembangkan tanaman jagung. Tanam jagung bukan hanya panen sapi  saja tetapi juga tanam jagung panen sarjana, artinnya dari menanam jagung, petani bisa membeli sapi dan bisa juga membiayai anak hingga selesai menempuh pendidikan sarjana. Karenanya, mari menanam jagung demi menatap masa depan petani lebih baik ke depan.*

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H bersama Bupati SBD, dr.Kornelius Kodi Mete dan rombongan memanen jagung di Desa Hamiliate, Kecamatan Kodi Utara, SBD, Selasa 15  Februari 2022
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H bersama Bupati SBD, dr.Kornelius Kodi Mete dan rombongan memanen jagung di Desa Hamiliate, Kecamatan Kodi Utara, SBD, Selasa 15 Februari 2022 (POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER)
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved