Berita Sumba Barat Hari Ini

Berkunjung ke Sumba Barat, Gubernur NTT Serahkan Bantuan Modal Usaha Sebesar Rp  60.500.000

Berkunjung ke Sumba Barat, Gubernur NTT Serahkan Bantuan Modal Usaha Sebesar Rp  60.500.000

Penulis: Petrus Piter | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Penandatangan MOU Pemerintah Kabupaten Sumba Barat dengan PT Bank Pembangunan Daerah NTT Cabang Waikabubak, Sumba Barat di Kampung Prai Ijing Sumba Barat pada saat Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H menyerahkan bantuan modal kredit mikro merdeka Bank NTT Cabang Waikabubak kepada 4 pelaku usaha di Desa Tebara, Sumba Barat, 4 Februari 2022. Nampak gambar Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H menandatangani MOU dengan Bank NTT 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK - Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H bersama rombongan mengadakan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumba Barat,  Senin 14 Februari 2022 setelah sebelumnya mengadakan kunjungan kerja di Kabupaten Sumba Tengah dan Sumba Timur.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H menyerahkan bantuan modal usaha kredit mikro merdeka Bank NTT Cabang Waikabubak, Sumba Barat kepada 12 pelaku usaha sebesar Rp 60.500.000.

Ke-12 pelaku usaha tersebut terdiri  8 pelaku usaha di pasar baru Weekarou di Kelurahan Weekarou, Kecamatan Loli, Sumba Barat sebesar Rp 42.500.000,00 dan 4 pelaku usaha di Desa Tebara, Kecamatan Kota Waikabubak, Sumba Barat sebesar Rp 18.000.000,00 atau total Rp 60.500.000,00.

Sementara itu  total penyaluran kredit mikro merdeka Bank NTT  Cabang Waikabubak, Sumba Barat sebesar Rp 265.000.000,00 kepada 45 pelaku usaha. Sedangkan total penyaluran kredit mikro merdeka oleh 23  cabang Bank NTT sebesar Rp  11.643.450.000.

Baca juga: Bank NTT Dorong Anak Muda Maju dan Siap Beri Modal Usaha

Dalam arahannya, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H mengatakan pemberian kredit mikro merdeka kepada para pelaku usaha adalah sebuah terobosan pemerintah Propinsi NTT  untuk membangkitkan semangat dan harapan agar perekonomian masyarakat NTT menjadi lebih baik ke depan. Langkah itu juga merupakan sebuah upaya pemerintah membebaskan masyarakat dari belenggu Rentenir yang selama ini beroperasi di NTT dan termasuk di Sumba Barat.

Untuk itu pemerintah provinsi NTT bekerja sama dengan Bank NTT mendesain SKIM pembiayaan mikro merdeka yakni merdeka dari  Bunga, agunan dan merdeka  dari  rentenir demi  memudahkan pelaku usaha mendapatkan permodalan dengan mudah, murah dan Cepat.

Diselah-selah acara penyerahan bantuan kredit mikro merdeka Bank NTT Cabang Waikabubak, Sumba Barat kepada 4 pelaku usaha di Desa Tebara di Kecamatan Kota Waikabubak, Sumba Barat, Senin 14 Februari 2022 juga berlangsung  acara penandatanganan MOU antara pemerintah Kabupaten Sumba Barat dengan PT Bank Pembangunan Daerah  Nusa Tenggara Timur, Kantor Cabang Waikabubak. Penandatanganan MOU ini adalah bentuk kerja sama pemerintah Kabupaten  Sumba Barat dengan Bank NTT dengan memanfaatkan sistem pelayanan jasa perbankan yang tersedia pada Bank NTT.

Baca juga: Gunakan Sertifikat Tanah Untuk Dapat Modal Usaha

Hal itu bertujuan   mendukung pengelolaan keuangan Pemerintah kabupaten Sumba Barat yang efektif dan efisien.

Berikut 12 pelaku usaha penerima bantuan modal usaha kredit mikro merdeka Bank NTT Cabang Waikabubak, Sumba Barat terdiri 8 pelaku usaha di Pasar Baru Weekarou yakni Agnes Leda Kabobu sebesar Rp. 5.000.000, Kristina Loru Rp 5.000.000, Leonard Kapala Dadi Rp Rp  2.500.000, Magdalena Nida Kadi Rp  5.000.000, Sitti Ramlah Rp 5.000.000,  Tuwa Negu Rp 5.000.000, Yunita Bani Rp  5.000.000 dan Kristina Dapatalu Rp 10.000.000.

Dan  4 pelaku usaha di Desa Tebara, Sumba Barat adalah MagdalenanB.Reha Rp 5.000.000, Maria Magi Loda  Rp 5.000.000, Marlin Tobu Rp 3.000.000 dan Damaris Wala Gole Bero  Rp 5.000.000. (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved