Timor Leste

Daya Beli Rakyat Timor Leste Jauh Menurun Saat Gunakan Dollar Amerika, Ini Penyebabnya

Pertumbuhan ekonomi Timor Leste terbilang masih lambat dibandingkan negara-negara Asia Tenggara.

Penulis: Maria Enotoda | Editor: maria anitoda
Kolase POS-KUPANG.COM
Timor Leste hingga kini masih menggunakan Dollar Amerika Serikat dan Rupiah dalam bertransasksi. 

POS-KUPANG.COM - Timor Leste yang sebelum merdeka bernama Timor Timur, adalah sebuah negara pulau di Asia Tenggara.

Negara ini berada di sebelah utara Australia dan bagian timur pulau Timor.

Selain itu wilayah negara ini juga meliputi pulau Kambing atau Atauro, Jaco, dan eksklave Oe-Cusse Ambeno di Timor Barat.

Pertumbuhan ekonomi Timor Leste terbilang masih lambat dibandingkan negara-negara Asia Tenggara.

Baca juga: Inilah Alasan Pertumbuhan Ekonomi di Timor Leste Terbilang Lambat Dari Negara Asia Tenggara Lainnya

Timor Leste berada di peringkat 152 negara sebagai negara termiskin di dunia dari 193 negara.

Selain amat tergantung secara politik kepada mantan penjajah Portugal, Timor Leste mengadopsi mata uang Dolar Amerika Serikat sebagai mata uang resmi negaranya yang mengakibatkan daya beli rakyat jauh menurun dibandingkan ketika masih menjadi provinsi Indonesia.

Pada November 2007, terdapat sebelas kecamatan di mana kebutuhan makanan harus dipasok oleh bantuan internasional.

Tidak ada hukum perlindungan hak cipta di Timor Leste.

Salah satu proyek jangka panjang menjanjikan yang pernah ada adalah pengembangan dan exploitasi minyak bumi dan gas alam bersama dengan Australia di sebelah tenggara perairan Timor.

Baca juga: Timor Leste Beri Pembekalan kepada 86 Pekerja Musiman Sebelum Keberangkatan ke Australia

Setelah revolusi Anyelir, pemerintahan kolonial Portugis memberikan konsesi pada Oceanic Exploration Corporation untuk pengembangan dan exploitasi tersebut.

Namun, hal ini gagal terlaksana dikarenakan oleh Operasi Seroja pada tahun 1976.

Kemudian setelahnya, sumber daya dibagi antara Indonesia dan Australia dengan Perjanjian Celah Timor pada tahun 1989.

Saat ini tiga bank asing memiliki cabang di Dili: ANZ National Bank, Banco Nacional Ultramarino yang merupakan anak perusahaan dari bank terbesar Portugal Caixa Geral de Depósitos, dan Bank Mandiri.

Baca juga: Sejarah Perkembangan Agama di Timor Leste, Bumi Lorosae Didominasi Agama Ini Hingga Tahun 2022

Bahasa

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved