Senin, 20 April 2026

Jaringan Teroris

119 Pondok Pesantren Terafiliasi ISIS, BNPT Awasi Transaksi Kripto

Sebanyak 119 pondok pesantren juga dilaporkan terafiliasi Jamaah Anshorut Daulah (JAD) atau simpatisan ISIS.

Editor: Alfons Nedabang
ISTIMEWA
Ilustrasi seorang terduga teroris. 

Boy menjabarkan, modus pendanaan terorisme di Indonesia antara lain pemanfaatan kotak amal dan sumbangan.

Kemudian penggalangan dana dengan cover bisnis lokal, misalnya bisnis home industry (rumah tangga) dan kuliner.

"Dan penjualan aset pribadi, crowd funding oleh individu yang bekerja di luar negeri, crowd funding yang memanfaatkan media seperti MLM atau skema ponzi," ucapnya.

"Apalagi sekarang ada crypto currency. Ini juga sedang mengupayakan dapat ikut monitoring terhadap fenomena berkembangnya fenomena crypto currency saat ini," pungkasnya.

Baca juga: Bertambah Lagi Prestasi Jokowi, Indonesia Ambil Alih Ruang Udara yang 76 Tahun Dikuasai Singapura

Terkait hal tersebut, Anggota Komisi III DPR Fraksi PKB, Jazilul Fawaid meminta BNPT bergerak cepat terkait temuan tersebut. Kata dia BNPT bisa melakukan pencegahan dengan segera agar tidak jatuh korban yang kemudian terinfiltrasi jaringan terorisme.

"Saran saya, santrinya dibina melalui keluarganya juga. Caranya cari sebab musababnya sehingga dapat dicegah lebih dini," ucapnya. (tribun network/den/wly)

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved