Senin, 20 April 2026

Internasional Terkini

Delegasi AS Bertolak ke Pakistan Lanjutkan Perundingan

Trump turut menyinggung ancaman Iran untuk menutup Selat Hormuz, yang menurutnya justru akan merugikan Teheran sendiri.

Editor: Ryan Nong
JOE.TO.UK
Donald Trump 

POS-KUPANG.COM, WASHINGTON -- Delegasi Amerika Serikat (AS) kini tengah menuju Pakistan untuk melanjutkan negosiasi dengan Iran. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut delegasinya akan tiba di kota Islamabad pada Senin (20/4/2026) besok. 

“Perwakilan saya akan berangkat ke Islamabad, Pakistan. Mereka akan berada di sana besok malam untuk melakukan negosiasi,” tulis Trump melalui akun Truth Social miliknya, Minggu, 19 April 2026.

Dalam pernyataannya, Trump juga menuduh Iran telah melanggar kesepakatan gencatan senjata dengan melakukan serangan di Selat Hormuz. Ia mengklaim bahwa pasukan Iran menargetkan sejumlah kapal di jalur strategis tersebut, termasuk kapal Prancis dan kapal kargo berbendera Inggris.

Dikutip dari Anadolu, Trump turut menyinggung ancaman Iran untuk menutup Selat Hormuz, yang menurutnya justru akan merugikan Teheran sendiri.

Baca juga: Iran kembali Tutup Selat Hormuz, Mojtaba Khamenei Ledek AS-Israel

Ia menyatakan jalur pelayaran global masih berjalan normal dan kapal-kapal menuju Amerika Serikat tetap beroperasi, termasuk menuju pelabuhan di Texas, Louisiana, dan Alaska.

Selain itu, Trump menegaskan bahwa Washington telah menawarkan kesepakatan yang disebutnya “adil dan masuk akal” kepada Iran. Namun, ia juga menyampaikan peringatan keras terkait kemungkinan eskalasi jika proposal tersebut tidak diterima.

“Kami menawarkan KESEPAKATAN yang sangat adil dan masuk akal, dan saya harap mereka menerimanya karena jika tidak, Amerika Serikat akan menghancurkan setiap Pembangkit Listrik, dan setiap Jembatan, di Iran,” tulisnya.

Trump juga mengkritik kebijakan pemerintahan AS sebelumnya yang dinilainya gagal menangani Iran selama beberapa dekade.

Ia kembali menegaskan sikap keras Washington, seraya menyatakan harapannya agar Iran menerima proposal tersebut guna menghindari eskalasi lebih lanjut. (*)

 

Ikuti berita terbaru POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved