Berita Sumba Timur

Molor Dari Jadwal, Proyek Renovasi Bendungan Kambaniru Sumba Timur Ditargetkan Rampung Februari

Kondisi alamnya tidak memungkinkan jadi dibuat di as bendungan. Selain itu, akses masuk juga hanya dari satu sisi

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Pekerjaan Proyek Renovasi Bendungan Kambaniru di Sumba Timur mencapai 96 persen. Foto diambil Senin 24 Januari 2022 siang.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Pengerjaan Proyek Renovasi Bendungan Kambaniru di Kabupaten Sumba Timur yang rusak akibat bencana Seroja ditargetkan rampung pada Februari 2022 mendatang. 

Progres proyek yang dikerjakan oleh Nindya Karya Persero Persero di Daerah Irigasi Kambaniru, Desa Malumbi, Kecamatan Kambera, Sumba Timur itu molor dari jadwal yang ditetapkan pemerintah. 

Proyek yang dimulai dengan seremonial peletakan batu pertama pada 6 Agustus 2021 itu awalnya ditargetkan selesai pada akhir 2021.

Baca juga: Polisi Bidik Jaringan Pencurian Ternak di Kahangu Eti - Sumba Timur,Ini Profil dan Kronologisnya

Kepala Pelaksana Lapangan Proyek Renovasi Bendungan Kambaniru dari Nindya Karya Persero, Komang Suantra menyebut molornya penyelesaian proyek tersebut akibat faktor cuaca. 

Praktis pada November 2021 lalu, terang Komang, pelaksanaan proyek mengalami kelambatan progres karena tingginya curah hujan dan adanya banjir kiriman yang menerjang lokasi proyek. 

Secara teknis, hambatan itu terjadi karena jalur pengelak air berada pada as atau bagian sentral bendungan karena tidak bisa dibuat di sisi luar dari bendungan. 

Baca juga: Dua Pekan Setelah Diresmikan Pemerintah Daerah, Pasar Prailiu di Sumba Timur Belum Digunakan

"Kita targetkan Februari 2022 sudah bisa rampung dan siap digunakan," ujar Komang kepada wartawan di lokasi proyek, Senin 24 Januari 2022 siang. 

Mewakili Kepala Proyek, Purwadi, Komang mengaku progres proyek yang masuk kategori darurat itu telah mencapai 96 persen. 

Komang menjelaskan, pengerjaan konstruksi utama proyek yakni bantalan bendung tetap yang awalnya dari pasangan batu karang diubah ke konstruksi beton seluruh melintang sepanjang 150 meter telah dikerjakan. 

Baca juga: Jaringan Pencuri Ternak Sumba Timur Dibongkar, Pelaku Ketiga Ditangkap Aparat Saat Melarikan Diri 

Bantalan bendung itu menyisakan satu bagian sepanjang 10 meter yang dibobol pada as bendungan, yang saat ini digunakan sebagai jalur pengelak air. 

Sementara itu, kini sedang diselesaikan pengerjaan jembatan lintasan dan dinding di sisi bagian timur. 

"Untuk bahan jembatan semua sudah di lokasi jadi akan segera diselesaikan," kata Komang. 

Baca juga: Perdana, Vaksinasi Anak di Sumba Timur oleh Binda NTT, SD Plus Agape : Terima Kasih Pak Jokowi 

Direksi Lapangan Balai Wilayah Sungai NTT Baltasar Dawang mengatakan, top mercu pada bantalan bendung bertambah ketebalan 40 cm dari eksisting. Pengerjaan konstruksi proyek dilaksanakan sesuai dengan perencanaan. 

Ia mengatakan, pihak Nindya Karya Persero selaku pelaksana proyek telah mengerahkan seluruh kemampuan secara maksimal untuk menyelesaikan proyek darurat itu. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved